Bakal Ada Kuota Pemain Asing di Liga 1 Putri 2026, Berapa Banyak Jumlahnya?

5 hours ago 1

Bola.com, Jakarta - Penantian publik untuk menyaksikan liga sepak bola putri akan berakhir. PSSI berencana menggelar Liga 1 Putri 2026 mulai November mendatang. 

Ada enam klub yang disebut siap berlaga di Liga 1 Putri 2026. Mereka adalah Persija Jakarta, Persikad Depok, FC Bekasi City, Persita Tangerang, Dewa United, dan Garudayaksa FC. 

Liga 1 Putri 2026 diprediksi berjalan dengan menarik. Apalagi dengan dibukanya kuota pemain asing oleh operator kompetisi, seperti diungkapkan anggota Exco PSSI, Vivin Cahyani Sungkono. 

"Termasuk juga anak-anak diaspora kalau memang berminat untuk join, kami juga terbuka. Pemain asing, kami targetkan ada dua pemain asing yang boleh, di luar pemain diaspora," ujar Vivin di Jakarta, Kamis (9-7-2026).

Liga 1 Putri masih belum terlihat kepastian kapan akan digelar kembali. Dalam sesi wawancara terbaru, Ketua Umum PSSI Erick Thohir akhirnya buka suara menjawab pertanyaan publik soal kelanjutan kompetisi sepak bola putri di Indonesia. Apa alasan di b...

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Diaspora Tertarik

Vivin Cahyani Sungkono menyebut rencana digulirkannya Liga 1 Putri menarik minat para pemain diaspora yang selama ini menjadi andalan di Timnas Indonesia Putri.

Menurut Vivin Cahyani Sungkono, menyebut beberapa pemain diaspora bahkan sudah mempelajari mengenai Liga 1 Putri, misalnya yang dilakukan Isabelle Nottet. 

"Kemarin Isabelle Nottet itu sudah mulai untuk mempelajari. Kemudian, yang pasti Noa Leatomu, Estella Loupaty. Kemudian ada beberapa juga yang kami data belum dapat klub, kami coba tawarkan untuk bisa ikut," ungkap Vivin.

Banyak Keuntungan

Lebih lanjut, Vivin Cahyani Sungkono menyebut banyak keuntungan yang bisa didapatkan para pemain jika nanti Liga 1 Putri 2026 benar-benar bergulir, dari keuntungan finansial maupun citra diri. 

"Menarik sih karena ya mereka juga mendapatkan imbalan yang cukup baik. Kemudian kami juga memberikan benefit komersial kepada pemain-pemain. Belum juga benefit secara personal karena di sini sosial media juga bagus, mereka bisa kapitalisasi dari jumlah follower, endorsement, dan lain-lain. Jadi, secara in return, pemain-pemain juga pasti akan banyak diuntungkan," jelas Vivin. 

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online