BTN Tak Bagi Dividen Tahun Ini demi Mendukung Ekspansi Kredit

3 hours ago 3

loading...

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu menjelaskan, bahwa perseroan menetapkan dividend payout ratio sebesar 0 persen. Foto/Dok

JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) Tahun Buku 2025 yang digelar Kamis (23/4/2026) menyepakati keputusan strategis untuk memperkuat struktur permodalan. Pemegang saham memutuskan alokasi laba bersih Rp3,5 triliun sebagai saldo laba ditahan guna mendukung ekspansi kredit yang masif di tahun 2026.

Direktur Utama BTN , Nixon LP Napitupulu menjelaskan, bahwa perseroan menetapkan dividend payout ratio sebesar 0 persen. Langkah ini diambil untuk memastikan BTN memiliki kapasitas permodalan yang cukup dalam mengeksekusi rencana pengambilalihan portofolio kredit besar tanpa harus menerbitkan surat utang baru.

“Maka sempat kita rencanakan juga untuk menerbitkan sub-debt atau additional tier 1 capital. Tapi waktunya tidak memungkinkan, dan kalau pakai itu ada beban bunga,” ujar Nixon dalam konferensi pers di Jakarta.

Baca Juga: Moody's Revisi Outlook 5 Bank Besar Indonesia, BTN Angkat Suara

Keputusan untuk menahan laba ini dilatarbelakangi oleh rencana akuisisi portofolio kredit produktif dan konsumtif dari pihak ketiga dengan nilai transaksi melebihi 20% dari ekuitas perseroan. Nixon menilai portofolio ini memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan rata-rata aset eksisting BTN saat ini.

“Yield-nya lebih bagus daripada yield BTN hari ini, makanya kita beli. Kemudian NPL-nya lebih kecil dari NPL BTN hari ini. Sehingga dengan adanya pembelian portofolio ini, NPL rasio BTN di akhir tahun akan turun di bawah 3%. Pendapatan bunga kita akan lebih bagus, dan total kredit kita akan melebihi RKAP,” jelas Nixon.

Langkah ini diharapkan dapat memperbaiki kinerja keuangan perseroan secara keseluruhan. Adapun penandatanganan perjanjian transaksi ini ditargetkan terlaksana pada pertengahan Mei mendatang. Dengan meniadakan pembagian dividen, BTN dapat menghindari beban bunga yang muncul jika harus mencari pendanaan eksternal.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online