Film Gudang Merica Tawarkan Horor Absurd di RS Tua, Imam Darto Targetkan 3 Juta Penonton

5 hours ago 3

Film 'Gudang Merica' Tawarkan Horor Absurd di RS Tua, Imam Darto Targetkan 3 Juta Penonton

Industri film horor Indonesia kembali kedatangan judul baru yang siap mencuri perhatian penonton. Kali ini, MVP Pictures menghadirkan Gudang Merica, film horor komedi misteri garapan Imam Darto yang resmi menggelar press screening di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Selasa (12/5).

Mengusung latar rumah sakit tua yang penuh rahasia, film ini menawarkan perpaduan suasana mencekam dengan sentuhan komedi yang terasa segar sekaligus absurd.

Dalam acara tersebut, deretan pemain seperti Ardhito Pramono, Fatih Unru, Zulfa Maharani, Arla Ailani, Benedictus Siregar, Rizky Inggar, Melly Manuhutu, Hernawan Yoga Pratomo, hingga Bonar Manalu turut hadir bersama sang sutradara, Imam Darto. Suasana press screening terasa hangat karena para pemain beberapa kali membagikan cerita soal proses syuting, chemistry antar pemain, sampai pengalaman menghadapi adegan horor di lokasi syuting.

Bukan hanya mengandalkan jumpscare dan misteri rumah sakit tua, Gudang Merica juga membawa dinamika persahabatan para mahasiswa koas yang dibalut humor khas Imam Darto. Perpaduan unsur horor dan komedi inilah yang jadi salah satu daya tarik utama film ini sejak pertama diumumkan ke publik.


1. Imam Darto Debut Horor Komedi Lewat Gudang Merica

Gudang Merica menjadi film ketiga Imam Darto sebagai sutradara setelah Modal Nekad dan Modal Nekad 2. Namun berbeda dari proyek sebelumnya, kali ini Darto mencoba bermain di genre horor komedi yang penuh tantangan karena harus menjaga keseimbangan antara rasa takut dan humor agar tetap terasa natural di layar lebar.

Meski baru pertama kali menggarap genre ini, Imam Darto mengaku cukup optimistis dengan respons penonton Indonesia. Bahkan, ia tak ragu memasang target besar untuk film terbarunya tersebut.

"Kalau target sih nggak mau muluk-muluk ya, minimal 3 juta. Namanya doa ya. Bismillah aja," ujar Imam Darto sambil tertawa saat ditemui Insertlive di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Selasa (12/5).

Menurut Darto, Gudang Merica memang dibuat sebagai tontonan yang ringan tapi tetap punya misteri yang bikin penasaran. Ia juga berpesan agar penonton datang tanpa ekspektasi berlebihan dan menikmati filmnya sebagai pengalaman seru di bioskop.

2. Dapat Tantangan dari MVP Pictures untuk

Di balik cerita rumah sakit tua dan jenazah misterius yang hilang, ternyata ide awal Gudang Merica datang dari MVP Pictures sebelum akhirnya dikembangkan lebih jauh oleh Imam Darto.

Menurut Darto, pihak MVP Pictures memberi kebebasan penuh untuk mengeksplorasi ide cerita selama proses penulisan naskah. Bahkan, ia diminta membuat plot yang benar-benar di luar dugaan penonton.

“Jadi memang ide awalnya Multivision datang ke kita, melempar sebuah ide terus saya kembangkan. Ya mungkin ide awalnya cuma 10% lah. 90% nya dari saya,” jelas Darto.

“Tapi pesan dari Bu Anita waktu itu cuma satu, ‘You go crazy. Pikirkan satu plot yang beyond out of this world.’ Akhirnya dapatlah big plot twist itu,” lanjutnya.

3. Raam Punjabi Janji Kontrak 5 Film Kalau Tembus 3 Juta Penonton

Optimisme Imam Darto ternyata juga disambut santai oleh CEO MVP Pictures, Raam Punjabi. Produser senior tersebut bahkan sempat berseloroh akan langsung memberikan kontrak lima film baru untuk Darto jika Gudang Merica berhasil menembus angka 3 juta penonton.

“Kalau 3 juta satu, kontrak 5 film,” ujar Raam Punjabi yang langsung disambut tawa para pemain dan awak media.

Di balik candaan tersebut, Raam mengaku cukup puas dengan hasil akhir film ini. Menurutnya, Imam Darto berhasil mengumpulkan energi kreatif dari para pemain dan tim produksi sehingga film terasa menghibur tanpa kehilangan nuansa horornya.

“Darto sangat berhasil mengumpulkan tenaga-tenaga kreatif yang membuat kita sangat terhibur dan juga merasa ada hal-hal yang bikin kita dihororkan,” kata Raam.

Ia juga menyebut dirinya hanya berperan sebagai fasilitator yang mempertemukan orang-orang kreatif dalam satu proyek. Sementara sisanya, menurut Raam, adalah hasil kerja keras sang sutradara dan para pemain.

“Begitu lihat hasil editnya, saya merasa Darto berhasil banget mengangkat semua tenaga kreatif yang ada di film ini. Semoga semuanya nyambung, produsernya, sutradaranya, wartawannya, sampai penontonnya. Jadi filmnya bisa BOOM,” tambahnya.

4. Cerita Mahasiswa Koas di Rumah Sakit Tua

Selain deretan pemain muda yang cukup mencuri perhatian, premis cerita Gudang Merica juga jadi salah satu hal yang membuat film ini terasa menarik sejak awal. Film berdurasi sekitar 90 menit ini berfokus pada empat mahasiswa kedokteran yang menjalani masa koas di Rumah Sakit Harapan Ayah, rumah sakit tua yang sudah sepi dan menyimpan banyak rahasia.

Razi yang diperankan Ardhito Pramono bersama Tanti (Zulfa Maharani), Adit (Fatih Unru), dan Rindu (Arla Ailani) awalnya hanya menjalani tugas jaga malam seperti biasa. Namun suasana berubah mencekam ketika seorang pasien misterius meninggal mendadak dan jenazahnya tiba-tiba hilang dari kamar mayat.

Kejadian tersebut perlahan menyeret mereka ke berbagai teror aneh di lorong rumah sakit. Mulai dari suara misterius, bayangan menyeramkan, sampai rahasia yang tersembunyi di sebuah gudang tua bernama Gudang Merica.

Dibantu satpam rumah sakit bernama Sidik yang diperankan Benedictus Siregar, mereka mulai menelusuri misteri gelap yang selama ini tersembunyi di balik rumah sakit tersebut.

5. Chemistry Para Pemain Jadi Salah Satu Kekuatan Film

Selain premisnya yang unik, chemistry antar pemain juga terasa cukup menonjol sepanjang film. Dinamika pertemanan para mahasiswa koas terasa natural sehingga membuat unsur komedinya lebih hidup.

Rizky Inggar mengaku kedekatan para pemain sudah mulai terbentuk sejak proses reading. Sementara Ardhito Pramono merasa langsung cocok dengan karakter Razi sejak pertama kali ditawari bermain di film Gudang Merica.

“Jadi akhirnya waktu ditawarin, rasanya benar-benar senang dan bersyukur banget,” ujar Ardhito.

Meski begitu, ia mengaku tantangan terbesar justru datang dari sisi komedinya.

“Yang paling susah itu maintain komedinya. Tapi seru banget,” tambahnya.

Hal serupa juga dirasakan Fatih Unru yang menyebut film ini sebagai salah satu proyek paling absurd yang pernah ia jalani bersama Imam Darto.

“Seru banget. Di film ini kayak bisa lihat lebih dekat isi kepala Pak Darto. Ini peak keabsurdan isi kepala Imam Darto sih,” kata Fatih sambil tertawa.

6. Arla Ailani Sampai Diminta Memanjangkan Bulu Ketiak

Cerita menarik juga datang dari Arla Ailani yang memerankan karakter Rindu. Demi kebutuhan karakter, ia sampai diminta memanjangkan bulu ketiak dan melakukan perm rambut.

Menurut Arla, permintaan tersebut awalnya cukup mengejutkan karena belum pernah ia lakukan sebelumnya untuk sebuah film.

“Bulu ketiaknya asli ya. Dan habis syuting ini aku langsung bikin appointment IPL,” katanya sambil tertawa.

Tak hanya Arla, Melly Manuhutu juga tampil total sebagai sosok nenek misterius dengan menggunakan rambut putih aslinya, bukan wig.

7. Syuting di Rumah Sakit Tua Bikin Suasana Makin Intens

Bukan cuma penonton yang dibuat tegang, para pemain ternyata juga sempat merasakan suasana menyeramkan selama proses syuting berlangsung. Sebagian besar adegan dilakukan di rumah sakit tua dengan lorong sempit, ruangan gelap, dan pencahayaan minim yang sengaja dipertahankan untuk membangun atmosfer horor yang lebih nyata di layar.

Meski lokasi syuting cukup intens, para pemain mengaku proses produksinya tetap penuh tawa karena chemistry mereka yang sudah dekat sejak awal.

“Tantangannya lebih ke nahan ketawa sih selama syuting. Kita sempat sampai take berkali-kali cuma karena nggak kuat nahan ketawa,” ujar Zulfa Maharani.

Sementara itu, Hernawan Yoga Pratomo mengaku ada beberapa momen yang memang terasa cukup seram selama proses syuting berlangsung.

“Di rumah sakit itu emang seram beneran. Kita syuting juga kan benar-benar di pojok,” jelasnya.

Sementara itu, Benedictus Siregar yang memerankan Sidik juga harus menjalani cukup banyak adegan fisik selama syuting. Menariknya, ia memilih menjalani sendiri adegan berbahaya tanpa bantuan stuntman.

“Berat banget karena banyak adegan berbahaya. Tapi saya dari awal bilang ke Pak Darto kalau saya nggak mau pakai stunt,” ungkap Benedictus.

8. Siap Tayang 21 Mei 2026

Di balik unsur horor dan komedinya, Gudang Merica juga membawa misteri yang perlahan terungkap sepanjang cerita. Penonton tidak hanya diajak mengikuti teror yang dialami para karakter, tetapi juga menebak rahasia besar yang tersembunyi di balik rumah sakit dan Gudang Merica itu sendiri.

Dengan durasi sekitar 90 menit, film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 21 Mei 2026. Lewat kombinasi horor, misteri, dan komedi yang dibalut suasana rumah sakit tua, Gudang Merica siap menghadirkan pengalaman menegangkan sekaligus menghibur untuk penonton Tanah Air.

Loading ...

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online