Ini 9 Fitur AI Apple Intelligence untuk Produktivitas

16 hours ago 7

Selular.ID – Apple Intelligence menjadi platform kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dikembangkan Apple untuk perangkat iPhone, iPad, dan Mac.

Teknologi ini terintegrasi langsung dengan sistem operasi Apple dan menghadirkan berbagai fitur berbasis AI untuk membantu pengguna menulis, mengelola notifikasi, mengedit foto, membuat gambar, hingga berkomunikasi lintas bahasa dengan tetap mengedepankan perlindungan privasi.

Berbeda dengan banyak layanan AI berbasis cloud, Apple Intelligence dirancang menggunakan kombinasi pemrosesan on-device dan Private Cloud Compute.

Pendekatan ini memungkinkan sebagian besar proses AI dijalankan langsung di perangkat yang didukung chip Apple Silicon, sehingga data pribadi pengguna tetap terlindungi dan hanya diproses di server Apple ketika diperlukan untuk tugas yang lebih kompleks.

Apple mulai memperkenalkan Apple Intelligence sebagai bagian dari pembaruan sistem operasi terbaru untuk perangkat yang kompatibel.

Teknologi ini juga membawa peningkatan pada Siri, integrasi dengan ChatGPT untuk skenario tertentu yang memerlukan model AI generatif, serta berbagai fitur produktivitas yang terintegrasi di aplikasi bawaan Apple.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Salah satu fitur utama Apple Intelligence adalah Writing Tools.

Fitur ini tersedia di berbagai aplikasi seperti Mail, Notes, Messages, dan aplikasi lain yang mendukung sistem penulisan Apple.

Writing Tools membantu pengguna memperbaiki tata bahasa, merangkum dokumen panjang, mengubah gaya penulisan menjadi lebih formal atau santai, hingga membuat draf teks berdasarkan konteks yang diberikan.

Kehadiran fitur ini ditujukan untuk mempercepat proses menulis tanpa harus berpindah ke aplikasi AI terpisah.

Apple Intelligence juga menghadirkan Genmoji, fitur yang memungkinkan pengguna membuat emoji baru menggunakan deskripsi teks.

Pengguna cukup mengetikkan perintah sederhana, misalnya karakter hewan dengan atribut tertentu atau objek dalam situasi tertentu, kemudian sistem AI akan menghasilkan emoji yang dapat digunakan di aplikasi seperti Messages dan layanan yang mendukung format emoji Apple.

Bagi pengguna yang membutuhkan konten visual, tersedia Image Playground. Fitur ini memungkinkan pembuatan ilustrasi berbasis AI menggunakan prompt teks.

Apple menyediakan beberapa gaya visual, seperti ilustrasi, animasi, dan sketsa, sehingga pengguna dapat menghasilkan gambar untuk presentasi, percakapan, maupun kebutuhan kreatif lainnya tanpa memerlukan aplikasi desain tambahan.

Di aplikasi Photos, Apple Intelligence menghadirkan fitur Clean Up.

Teknologi ini memanfaatkan AI untuk menghapus objek yang mengganggu dari sebuah foto, memperbaiki komposisi gambar, serta membersihkan latar belakang dengan tetap mempertahankan kualitas visual.

Proses pengeditan dilakukan secara otomatis sehingga pengguna tidak perlu memiliki kemampuan penyuntingan foto yang kompleks.

Peningkatan signifikan juga diberikan pada Siri. Asisten virtual Apple kini memiliki kemampuan memahami konteks percakapan yang lebih baik, mendukung input melalui teks selain suara, serta dapat memanfaatkan ChatGPT apabila pengguna mengizinkan integrasi tersebut.

Siri juga mampu memahami aktivitas yang sedang dilakukan pengguna di perangkat sehingga respons yang diberikan menjadi lebih relevan.

Untuk membantu mengelola informasi yang masuk setiap hari, Apple menghadirkan Notification Summary.

Fitur ini menggunakan AI untuk merangkum notifikasi yang panjang menjadi ringkasan singkat sehingga pengguna dapat mengetahui informasi penting tanpa harus membuka setiap pemberitahuan satu per satu.

Ringkasan tersebut juga berlaku untuk percakapan grup yang memiliki banyak pesan.

Apple Intelligence turut menyertakan Smart Reply, yaitu fitur yang menghasilkan saran balasan otomatis berdasarkan isi percakapan di aplikasi Messages maupun Mail.

Sistem akan memberikan beberapa opsi respons yang sesuai dengan konteks percakapan sehingga pengguna dapat membalas pesan dengan lebih cepat.

Kemampuan AI Apple juga diperluas melalui Visual Intelligence.

Dengan memanfaatkan kamera perangkat atau tangkapan layar (screenshot), fitur ini dapat mengenali objek, menerjemahkan teks, mengidentifikasi tanaman maupun hewan, hingga mencari informasi produk berdasarkan gambar.

Fungsinya serupa dengan teknologi visual search yang telah hadir pada sejumlah platform lain, tetapi diintegrasikan langsung ke dalam ekosistem Apple.

Fitur lain yang menjadi perhatian adalah Live Translation.

Teknologi ini memungkinkan penerjemahan percakapan secara langsung di aplikasi Messages, FaceTime, maupun Phone.

AI akan menerjemahkan teks atau percakapan dalam waktu nyata sehingga memudahkan komunikasi antara pengguna yang menggunakan bahasa berbeda.

Selain menghadirkan fitur-fitur baru, Apple menempatkan aspek privasi sebagai fondasi utama Apple Intelligence. Pemrosesan AI sebisa mungkin dilakukan langsung di perangkat menggunakan kemampuan komputasi Apple Silicon.

Untuk permintaan yang memerlukan daya komputasi lebih besar, Apple menggunakan Private Cloud Compute yang dirancang agar data pengguna tidak disimpan maupun digunakan untuk melatih model AI.

Apple Intelligence juga hanya tersedia pada perangkat yang memenuhi persyaratan perangkat keras tertentu. Dukungan ini mencakup iPhone dengan chip yang kompatibel, iPad berbasis Apple Silicon, serta komputer Mac yang menggunakan prosesor Apple Silicon.

Persyaratan tersebut diperlukan karena sebagian besar fitur AI memanfaatkan Neural Engine dan kemampuan pemrosesan lokal yang terdapat pada chip generasi terbaru.

Melalui Apple Intelligence, Apple memperluas pemanfaatan AI di ekosistemnya tanpa mengubah pengalaman penggunaan perangkat secara mendasar.

Integrasi fitur produktivitas, pembuatan konten, pengelolaan komunikasi, hingga peningkatan kemampuan Siri menunjukkan arah pengembangan AI Apple yang berfokus pada pemanfaatan sehari-hari, sekaligus mempertahankan pendekatan privasi sebagai salah satu pembeda utama dibandingkan platform AI lainnya.

Baca Juga: Apple Intelligence di China Wajib Lolos Uji 2.000 Pertanyaan Sensitif

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online