Jerman Sebut Penarikan 5.000 Tentara AS Dapat Diprediksi, NATO Minta Klarifikasi Amerika

7 hours ago 8

loading...

Jerman sebut keputusan AS menarika 5.000 tentaranya dari Berlin sudah dapat diprediksi. Foto/US Army/Pablo N. Piedra

BERLIN - Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius mengatakan keputusan Amerika Serikat (AS) untuk menarik 5.000 tentaranya dari Berlin "dapat diprediksi". Sedangkan aliansi militer NATO mengaku sedang meminta klarifikasi dari Washington atas keputusan itu.

Berbicara kepada kantor berita DPA, Pistorius menekankan: "Kehadiran tentara Amerika di Eropa, dan khususnya di Jerman, adalah demi kepentingan kami dan kepentingan AS."

Baca Juga: Trump Akan Kurangi Pasukan AS di Jerman usai Kanselir Merz Sebut Amerika Dipermalukan Iran

Langkah Washington ini diambil setelah Presiden Donald Trump mengkritik Kanselir Jerman Friedrich Merz karena mengatakan AS telah "dipermalukan" oleh para negosiator Iran dalam perang yang sedang berlangsung.

Penempatan tentara militer AS di Jerman—saat ini lebih dari 36.000 tentara aktif—adalah yang terbesar di Eropa, dibandingkan dengan sekitar 12.000 di Italia dan 10.000 di Inggris.

Ketika ditanya tentang pengurangan pasukan di Jerman pada Sabtu malam, Trump mengatakan: "Kita akan mengurangi secara drastis, dan kita akan mengurangi jauh lebih dari 5.000." Trump tidak memberikan detail lebih lanjut.

Trump juga mengisyaratkan akan menarik pasukan AS dari Italia dan Spanyol.

Tahun lalu, Washington memutuskan untuk mengurangi kehadiran pasukannya di Rumania, sebagai bagian dari rencana Trump untuk menggeser fokus komitmen militer AS dari Eropa ke kawasan Indo-Pasifik.

Juru bicara NATO Allison Hart mengatakan aliansi sedang meminta klarifikasi dari AS atas keputusannya. "Aliansi bekerja sama dengan AS untuk memahami detail keputusan mereka," katnya.

Dalam unggahannya di X, Hart mengatakan bahwa keputusan AS untuk menarik pasukan dari Jerman menegaskan perlunya Eropa untuk terus berinvestasi lebih banyak dalam pertahanan dan mengambil bagian yang lebih besar dalam tanggung jawab untuk keamanan bersama.

"Kita sudah melihat kemajuan sejak sekutu setuju untuk menginvestasikan 5% dari PDB pada KTT NATO di Den Haag tahun lalu," paparnya.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online