Kemhan: Siaga Persenjataan TNI di Sulut Hanya buat KTT ASEAN

4 hours ago 2

KEGIATAN kesiapsiagaan operasi gabungan Tentara Nasional Indonesia di wilayah Sulawesi Utara hanya dilakukan untuk mendukung pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT ASEAN di Cebu, Filipina. Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigadir Jenderal Rico Ricardo Sirait.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Dalam kegiatan tersebut, instansi pertahanan mengerahkan sejumlah alat utama sistem persenjataan. Mulai dari lima pesawat F-16, Hercules, A400M, serta tiga kapal perang seperti KRI Brawy, KRI Siliwangi, dan KRI R.E. Martadinata.

Rico mengatakan pengerahan personel dan alutsista di wilayah yang berdekatan dengan lokasi pelaksanaan KTT ASEAN itu kini telah dihentikan. "Sudah selesai seiring dengan ditutupnya KTT ASEAN," ucap Rico ketika dihubungi pada Senin, 11 Mei 2026.

Adapun KTT ASEAN digelar di Cebu, Filipina pada Kamis-Jumat, 7 dan 8 Mei 2026. Agenda internasional yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto ini mengangkat tema "Navigating Our Future Together".

Rico menjelaskan, kesiapsiagaan TNI di wilayah Sulawesi Utara bersifat antisipatif. Menurut dia, operasi gabungan trimatra itu sebagai dukungan keamanan dari pelaksanaan KTT ASEAN yang dihadiri berbagai kepala negara.

"Tidak ada ancaman spesifik terhadap Kepala Negara maupun delegasi peserta KTT ASEAN," kata jenderal bintang satu tersebut.

Rico mengatakan, kesiapan personel dan interoperabilitas antarmatra menjadi fokus pengujian pelaksanaan kesiapsiagaan TNI di Sulawesi Utara itu.

"Juga berfokus pada pengujian sistem komando dan kendali, serta kemampuan respons cepat terhadap berbagai kemungkinan situasi kontijensi di kawasan," ucap Rico.

Dia mengatakan pelaksanaan kesiapsiagaan TNI dalam mendukung kelancaran pelaksanaan KTT ASEAN tak melanggar aturan. Sebab, menurut dia, operasi gabungan TNI itu dilakukan dengan menjunjung penghormatan terhadap kedaulatan Filipina sebagai negara sahabat, dan semangat kerja sama ASEAN.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online