Layanan Berbagi Tumpangan Asal Prancis BlaBlaCar Masuk Indonesia

3 hours ago 4

Selular.ID – BlaBlaCar resmi meluncurkan platform carpooling di Indonesia pada 3 Juli 2026.

Langkah ini menjadi ekspansi perdana perusahaan asal Prancis tersebut ke kawasan Asia Tenggara sekaligus memperluas jangkauan operasionalnya menjadi 41 negara.

Selain Indonesia, layanan serupa juga mulai tersedia di Thailand, Malaysia, dan Vietnam.

Kehadiran BlaBlaCar di Indonesia menyasar kebutuhan mobilitas antarkota yang dinilai terus meningkat di tengah tingginya biaya perjalanan dan kemacetan di sejumlah kota besar.

Melalui model carpooling atau berbagi kendaraan, platform ini mempertemukan pengemudi yang memiliki kursi kosong dengan penumpang yang memiliki tujuan searah, sehingga biaya perjalanan seperti bahan bakar dan tol dapat dibagi bersama.

Nicolas Brusson, Co-Founder dan CEO BlaBlaCar, mengatakan Indonesia menjadi pasar yang strategis karena tingginya aktivitas perjalanan domestik.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, platform tersebut dirancang untuk menghadirkan alternatif perjalanan yang lebih terjangkau sekaligus melengkapi moda transportasi yang sudah tersedia.

“Di tengah masyarakat yang semakin digital dan mencari cara untuk menghemat biaya sekaligus mengurangi dampak terhadap lingkungan, BlaBlaCar mempermudah perjalanan antarkota dengan menghubungkan pengguna, berbagi biaya perjalanan, serta membantu mengurangi jumlah kendaraan pribadi di jalan,” ujar Nicolas Brusson.

Peluncuran ini berlangsung ketika biaya transportasi menjadi salah satu faktor yang mendorong inflasi nasional.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor transportasi menjadi penyumbang inflasi bulanan terbesar pada April 2026 dengan tingkat inflasi mencapai 0,99% dan memberikan kontribusi sebesar 0,12 poin persentase terhadap inflasi bulanan nasional sebesar 0,13%.

Kenaikan tarif penerbangan dan harga bahan bakar menjadi faktor utama yang meningkatkan biaya mobilitas masyarakat.

Dalam konteks tersebut, BlaBlaCar menawarkan sistem berbagi biaya perjalanan, bukan layanan transportasi komersial.

Platform secara otomatis menghitung kontribusi biaya setiap penumpang berdasarkan jarak tempuh serta harga bahan bakar lokal.

Perhitungan tersebut memiliki batas maksimum agar pengemudi hanya memperoleh penggantian biaya operasional, bukan keuntungan.

Menurut perusahaan, rata-rata satu perjalanan melalui BlaBlaCar membawa 2,1 penumpang.

Dengan pola tersebut, pengemudi dapat menutup lebih dari separuh biaya bahan bakar dan tarif tol melalui kontribusi dari penumpang yang ikut dalam perjalanan.

Indonesia juga dinilai memiliki potensi pasar yang besar bagi layanan mobilitas berbasis komunitas.

BlaBlaCar mencatat masyarakat Indonesia melakukan lebih dari 1,2 miliar perjalanan domestik sepanjang 2025.

Volume perjalanan tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan terhadap alternatif transportasi antarkota yang lebih fleksibel, terutama pada rute-rute yang belum sepenuhnya dilayani transportasi umum.

Selain aspek biaya, perusahaan juga menyoroti dampak ekonomi akibat kemacetan lalu lintas di berbagai kota besar.

Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan menjadi beberapa wilayah dengan tingkat kepadatan kendaraan yang tinggi.

Di Jakarta, pemerintah daerah sebelumnya memperkirakan kerugian ekonomi akibat kemacetan mencapai sekitar US$6 miliar atau sekitar Rp100 triliun setiap tahun.

Jika dihitung secara nasional pada berbagai koridor perkotaan padat penduduk, nilai kerugian tersebut diperkirakan mencapai ratusan triliun rupiah setiap tahunnya.

Model carpooling yang diusung BlaBlaCar ditujukan untuk meningkatkan tingkat keterisian kendaraan pribadi sehingga jumlah mobil dengan satu pengemudi di jalan dapat berkurang.

Pendekatan tersebut diharapkan membantu meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar sekaligus menekan emisi karbon dari sektor transportasi.

Secara operasional, penggunaan layanan dilakukan melalui tiga tahapan.

Pengemudi terlebih dahulu mengunggah rencana perjalanan, termasuk titik keberangkatan, tujuan, jadwal, jumlah kursi yang tersedia, serta biaya kontribusi melalui aplikasi BlaBlaCar yang tersedia di App Store, Google Play, maupun situs web perusahaan.

Penumpang kemudian mencari rute yang sesuai dan melakukan pemesanan secara langsung melalui platform sebelum melakukan perjalanan bersama.

Perusahaan menilai model tersebut cocok untuk perjalanan antarkota jarak menengah yang belum seluruhnya terjangkau layanan transportasi publik.

Selain menawarkan fleksibilitas, sistem ini juga memungkinkan masyarakat memperoleh pilihan perjalanan dengan biaya yang lebih efisien.

Untuk mendukung keamanan layanan, BlaBlaCar mengandalkan sistem berbasis komunitas yang telah diterapkan sejak perusahaan berdiri di Prancis pada 2006.

Saat ini platform tersebut memiliki sekitar 30 juta anggota aktif setiap tahun di berbagai negara.

Beberapa fitur keamanan yang diterapkan meliputi verifikasi identitas pengguna melalui nomor telepon dan alamat email, sistem penilaian dan ulasan setelah perjalanan selesai, serta layanan moderasi konten yang memantau aktivitas di dalam platform.

Pengguna juga dapat melihat riwayat ulasan pengemudi maupun penumpang sebelum memutuskan bergabung dalam suatu perjalanan.

BlaBlaCar juga mencatat tren pertumbuhan pengguna secara global.

Sepanjang periode Maret hingga Mei 2026, perusahaan memperoleh lebih dari 600.000 pengemudi baru di berbagai negara.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan meningkatnya minat terhadap model mobilitas berbasis cost-sharing di tengah kenaikan biaya perjalanan.

Menurut Nicolas Brusson, semakin besar komunitas pengguna yang terbentuk, semakin besar pula peluang BlaBlaCar menjadi pelengkap sistem transportasi yang telah ada.

Perusahaan menilai pendekatan berbagi kendaraan dapat memberikan pilihan tambahan bagi masyarakat tanpa menggantikan moda transportasi konvensional, terutama untuk perjalanan antarkota yang membutuhkan fleksibilitas waktu dan biaya.

Baca Juga: Grab Uji Coba Layanan Carpool Grabshare di Jakarta

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online