KOMANDO Daerah Militer atau Kodam Jakarta Raya menyatakan bakal terlibat dalam perburuan tindak kriminal begal di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Panglima Kodam Jaya Letnan Jenderal Deddy Suryadi mengatakan pelibatan jajarannya dilakukan untuk memberi rasa aman di lingkungan masyarakat.
Menurut dia, aksi begal di wilayah Jakarta marak dan telah menjadi keresahan warga. Dia berujar, tindakan begal itu tidak hanya merugikan secara materi, tapi juga menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat.
"Kami ingin masyarakat merasa aman dalam beraktivitas, terutama pada malam maupun di wilayah yang dianggap rawan," katanya ketika dihubungi pada Ahad, 24 Mei 2026.
Dia berujar, TNI tidak akan tinggal diam melihat kondisi keamanan wilayah saat ini. Deddy mengatakan jajarannya bersama polisi akan berpatroli untuk mengamankan wilayah.
"Keamanan masyarakat adalah prioritas utama," ucap jenderal bintang tiga ini.
Deddy turut mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan. Dia mengimbau masyarakat segera melapor kepada aparat keamanan jika melihat potensi gangguan atau tindak kriminal.
"Sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat menjadi kunci utama menciptakan lingkungan yang aman serta kondusif," ucapnya.
Dia menyatakan penindakan terhadap pelaku begal akan dilaksanakan secara tegas dan terukur. Meski demikian, Deddy berujar, pendekatan humanis bakal tetap diprioritaskan dalam menjaga situasi keamanan agar tidak menciptakan keresahan baru.
Sebelumnya, Kodam Jaya menyatakan akan mengerahkan personel dari berbagai satuan dalam memburu begal di wilayah Ibu Kota. Dari satuan kewilayahan Koramil hingga satuan batalion tempur Kodim.
Kepala Penerangan Komando Daerah Militer Jaya Letnan Kolonel Artileri Pertahanan Udara Noor Iskak menjelaskan, pelibatan TNI dalam operasi ini merupakan bagian dari dukungan pengamanan dari tim pemburu begal yang dibentuk Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya. Dia menuturkan kondisi keamanan di wilayah tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tapi secara bersamaan juga menjadi tanggung jawab prajurit TNI.
.png)

















































