Orang Indonesia Kini Pegang Kendali Infinix Asia Tenggara

10 hours ago 9

Selular.ID – Infinix memperkuat strategi pemasarannya di kawasan Asia Tenggara dengan menunjuk Sergio Ticoalu sebagai Marketing Director Infinix South East Asia.

Penugasan ini menandai langkah perusahaan untuk membawa pengalaman dan pembelajaran dari pasar Indonesia ke tingkat regional melalui pendekatan yang tetap menyesuaikan karakter masing-masing negara di Asia Tenggara.

Sergio Ticoalu menyatakan bahwa Indonesia menjadi salah satu pasar yang paling dinamis dan kompetitif bagi Infinix. Menurutnya, berbagai strategi yang dijalankan perusahaan selama ini lahir dari pemahaman terhadap perilaku konsumen muda.

Perkembangan budaya digital, komunitas, serta perubahan tren pasar yang berlangsung sangat cepat. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam menyusun strategi pertumbuhan Infinix di tingkat regional.

“Sebagai orang Indonesia yang dipercaya memimpin strategi marketing di level regional, saya melihat ini sebagai kesempatan untuk membawa perspektif dan pembelajaran dari pasar Indonesia ke kawasan yang lebih luas,” ujar Sergio, kepada Selular.

Ia menambahkan bahwa pendekatan tersebut tidak dilakukan dengan menyalin strategi yang telah diterapkan di Indonesia, melainkan mengadaptasi berbagai insight, kreativitas, dan pemahaman terhadap konsumen sesuai karakter setiap negara.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Perluasan tanggung jawab Sergio ke tingkat Asia Tenggara mencerminkan pendekatan Infinix dalam mengembangkan strategi pemasaran yang mengombinasikan arah regional dengan fleksibilitas eksekusi di pasar lokal.

Model ini dinilai penting mengingat kawasan Asia Tenggara memiliki karakteristik konsumen yang beragam, baik dari sisi budaya, daya beli, perilaku penggunaan media digital, hingga tingkat persaingan industri smartphone.

Menurut Sergio, tantangan terbesar dalam memimpin strategi regional bukan hanya menyusun satu arah pemasaran yang berlaku di seluruh kawasan, tetapi memastikan implementasinya tetap relevan di setiap negara.

Indonesia, misalnya, memiliki pasar yang besar dengan budaya komunitas yang kuat serta tingkat adopsi digital yang tinggi. Sementara itu, negara lain di Asia Tenggara menunjukkan karakter yang berbeda-beda.

Ia menjelaskan bahwa terdapat pasar yang memiliki basis pengguna mobile gaming yang sangat kuat, sementara negara lain lebih dipengaruhi tren gaya hidup atau lebih sensitif terhadap faktor harga.

Ada pula pasar yang membutuhkan pendekatan brand building yang lebih aspiratif untuk memperkuat citra merek di mata konsumen.
Perbedaan tersebut membuat strategi regional harus mampu mengakomodasi kebutuhan lokal tanpa kehilangan arah utama yang ingin dicapai perusahaan.

Dalam strategi jangka menengah, Infinix menetapkan penguatan brand equity atau nilai merek sebagai prioritas utama di kawasan Asia Tenggara.

Selama ini Infinix dikenal sebagai produsen smartphone yang menawarkan performa tinggi, pengalaman gaming, serta nilai yang kompetitif di kelas harganya.

Ke depan, perusahaan ingin memperluas persepsi tersebut menjadi merek teknologi yang lebih dekat dengan gaya hidup generasi muda.

Sergio mengatakan bahwa salah satu fokus utama perusahaan adalah membangun emotional benefit, yakni memperkuat hubungan emosional antara merek dengan konsumen.

Strategi tersebut diharapkan membuat pengguna tidak hanya mengenal Infinix dari spesifikasi perangkat maupun harga, tetapi juga melihat merek tersebut sebagai bagian dari gaya hidup, kreativitas, dan aspirasi anak muda.

Orang Indonesia Kini Pegang Kendali Infinix Asia TenggaraOrang Indonesia Kini Pegang Kendali Infinix Asia Tenggara

Infinix menargetkan peningkatan quality awareness
Fokus ini bertujuan memperluas pemahaman konsumen bahwa perusahaan tidak hanya menghadirkan perangkat dengan spesifikasi kompetitif, tetapi juga terus meningkatkan kualitas produk, desain, pengembangan teknologi, dan pengalaman penggunaan atau user experience.

Langkah berikutnya adalah membangun citra merek yang lebih premium tanpa meninggalkan identitas Infinix sebagai brand yang tetap mudah diakses oleh segmen anak muda.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas daya tarik merek di tengah persaingan industri smartphone yang semakin kompetitif di kawasan Asia Tenggara.

Di sisi lain, Infinix juga menempatkan komunitas sebagai salah satu pilar penting dalam strategi pemasaran regional. Perusahaan berencana memperkuat keterlibatan komunitas pengguna Xfans.

Sekaligus memperluas kolaborasi dengan berbagai intellectual property (IP), komunitas kreatif, maupun platform yang memiliki kedekatan dengan generasi muda di berbagai negara Asia Tenggara.

Pendekatan berbasis komunitas selama ini menjadi salah satu karakter pemasaran Infinix di Indonesia. Pengalaman tersebut akan menjadi salah satu referensi dalam mengembangkan aktivitas pemasaran regional dengan tetap mempertimbangkan preferensi lokal di masing-masing negara.

Secara keseluruhan, Infinix menargetkan transformasi positioning mereknya dari perusahaan yang dikenal kuat di segmen gaming menjadi “Southeast Asia’s Most Loved Youth Tech Lifestyle Brand.”

Target tersebut menunjukkan arah pengembangan perusahaan yang tidak hanya berfokus pada produk smartphone, tetapi juga pada pembangunan identitas merek yang lebih dekat dengan kebutuhan, gaya hidup, dan aspirasi generasi muda di kawasan Asia Tenggara.

Strategi regional yang disampaikan Sergio Ticoalu memperlihatkan bahwa pengalaman Infinix di Indonesia akan menjadi salah satu fondasi dalam memperluas pertumbuhan bisnis di Asia Tenggara.

Baca Juga:Rekomendasi Hp Infinix NFC Terbaru Harga Mulai Rp2 jutaan Hinga Rp5 Jutaan

Namun implementasinya tetap akan disesuaikan dengan karakter konsumen, dinamika pasar, dan lanskap persaingan di masing-masing negara, sejalan dengan arah perusahaan untuk memperkuat posisi merek di tingkat regional.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online