Prabowo Bakal Pimpin Panen Raya Serentak TNI di Malang

13 hours ago 14

PRESIDEN Prabowo Subianto diagendakan memimpin panen raya serentak yang dilakukan oleh Tentara Nasional Indonesia atau TNI dalam rangka mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi berujar, program ketahanan pangan TNI melibatkan tiga matra—Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara—sesuai keunggulan masing-masing. “TNI AD mendampingi budidaya padi dan jagung, TNI AL mengembangkan kedelai, sedangkan TNI AU berfokus pada tebu,” kata Prasetyo dalam keterangannya pada Jumat. 

Politikus Partai Gerindra ini menerangkan, sepanjang Januari-Juni 2026, pendampingan TNI AD telah mencakup 6,26 juta hektare lahan padi dengan produksi sekitar 19,2 juta ton beras. Angka itu, kata Prasetyo, setara dukungan 55,24 persen target produksi beras nasional tahun 2026. 

Di sektor kedelai, TNI AL mendampingi lahan seluas 2.432 hektare dengan potensi produksi 3.676 ton. Sementara itu, TNI AU mendampingi 236.048 hektare lahan tebu dengan potensi produksi 18,386 juta ton, setara sekitar 1,36 juta ton gula atau 45,05 persen target produksi gula nasional tahun 2026.

Prasetyo berujar, Landasan Udara Abdulrachman Saleh Malang menjadi contoh pengembangan ekosistem tebu yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Selain menghasilkan gula, tebu juga diolah menjadi bioetanol, bahan bakar ramah lingkungan, pupuk organik, dan berbagai produk industri bernilai tambah. 

Adapun Presiden Prabowo sudah berangkat menuju Provinsi Jawa Timur untuk menghadiri panen raya ini. Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel TNI Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa Kepala Negara bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Setibanya di Lanud Abdulrachman Saleh Kabupaten Malang, Prabowo dijadwalkan langsung menuju kegiatan panen raya serentak. Kata Teddy, panen serentak ini dilakukan di 43 titik di seluruh Tanah Air. Rinciannya, panen padi yang didampingi TNI AD di 31 titik lokasi, panen kedelai oleh TNI AL di 4 lokasi, dan panen tebu yang didampingi TNI AU di 8 titik lokasi. 

Selain memimpin panen raya serentak, Presiden Prabowo diagendakan meninjau sejumlah stan yang menampilkan program-program unggulan TNI hingga berbagai inisiatif hilirisasi yang mendukung peningkatan nilai tambah sektor pertanian dan industri nasional.

Teddy mengklaim melalui kegiatan ini, Prabowo ingin memastikan penguatan sektor pangan dilakukan secara terpadu. 

“Mulai dari peningkatan produksi, pendampingan kepada petani, hingga hilirisasi sehingga mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Teddy. 

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online