Samsung Jajaki Produksi Chip AI Kustom Anthropic

12 hours ago 9

Selular.ID – Samsung Electronics dikabarkan sedang menjajaki kerja sama dengan perusahaan kecerdasan buatan Anthropic untuk memproduksi chip AI (Artificial Intelligence) kustom.

Menurut laporan yang pertama kali diungkap The Information, kedua perusahaan masih berada dalam tahap awal pembicaraan dan belum mencapai kesepakatan final mengenai pengembangan maupun produksi semikonduktor tersebut.

Jika terealisasi, kerja sama ini akan menjadi langkah strategis bagi Anthropic, pengembang model AI Claude, untuk mengembangkan perangkat keras (hardware) miliknya sendiri.

Langkah tersebut juga berpotensi memperkuat posisi Samsung Foundry di pasar manufaktur chip AI yang selama ini didominasi oleh TSMC.

Namun hingga saat ini, baik Samsung maupun Anthropic belum mengumumkan kesepakatan resmi terkait proyek tersebut.

Anthropic bahkan menegaskan bahwa GPU Nvidia, TPU Google, dan chip Trainium milik Amazon Web Services (AWS) tetap menjadi bagian utama strategi komputasinya saat ini.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Laporan tersebut muncul di tengah meningkatnya tren perusahaan pengembang AI membangun chip khusus untuk mengurangi ketergantungan pada pemasok GPU komersial.

Kebutuhan komputasi yang terus meningkat untuk melatih dan menjalankan model bahasa besar (large language model/LLM) mendorong perusahaan AI mencari solusi yang lebih efisien dari sisi biaya maupun performa.

Menurut laporan The Information, Anthropic masih mengevaluasi berbagai aspek penting sebelum melanjutkan proyek tersebut, termasuk fungsi utama chip, tingkat performa yang diinginkan, hingga bagaimana prosesor tersebut akan diintegrasikan ke dalam infrastruktur server perusahaan.

Karena masih berada pada tahap eksplorasi, proyek ini masih berpotensi berubah atau bahkan tidak dilanjutkan.

Meski demikian, sejumlah indikator menunjukkan Anthropic mulai memperkuat kapabilitas internal di bidang semikonduktor. Perusahaan dilaporkan telah merekrut Clive Chan, salah satu mantan anggota tim pengembangan chip AI OpenAI.

Perekrutan tersebut dinilai sebagai sinyal bahwa Anthropic mulai membangun sumber daya teknis untuk mengembangkan silikon khusus bagi beban kerja AI di masa mendatang.

Bagi Samsung Electronics, potensi kerja sama ini dapat menjadi peluang penting untuk memperluas bisnis foundry atau manufaktur chip berdasarkan pesanan pelanggan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Samsung terus berupaya meningkatkan daya saing proses fabrikasi canggihnya, termasuk teknologi produksi 2 nanometer, agar mampu menarik lebih banyak pelanggan besar di industri AI.

Persaingan di industri manufaktur semikonduktor semakin ketat seiring melonjaknya permintaan chip AI.

Selama beberapa tahun terakhir, TSMC menjadi produsen utama bagi berbagai perusahaan teknologi besar karena keunggulan kapasitas produksi dan teknologi proses manufakturnya.

Kondisi tersebut mendorong sejumlah perusahaan mulai mempertimbangkan diversifikasi pemasok untuk mengurangi risiko keterbatasan kapasitas produksi.

Anthropic bukan satu-satunya perusahaan AI yang mengembangkan silikon khusus. OpenAI sebelumnya mengumumkan kerja sama dengan Broadcom untuk mengembangkan prosesor inferensi AI, sementara Google telah lama mengembangkan Tensor Processing Unit (TPU) untuk mendukung layanan AI dan komputasi awannya.

Amazon Web Services juga memiliki keluarga chip Trainium dan Inferentia yang dioptimalkan untuk beban kerja kecerdasan buatan. Langkah-langkah tersebut mencerminkan tren industri yang semakin mengarah pada pengembangan chip khusus sebagai alternatif terhadap GPU serbaguna.

Bagi Anthropic, memiliki chip AI sendiri berpotensi memberikan beberapa keuntungan, mulai dari optimalisasi performa model Claude, efisiensi konsumsi daya, hingga pengendalian biaya komputasi dalam jangka panjang. ‘

Namun realisasi manfaat tersebut masih bergantung pada keberhasilan perusahaan menyelesaikan tahap desain, produksi, dan integrasi ke pusat data yang digunakan untuk menjalankan model AI generatif.

Sementara itu, bagi Samsung, keberhasilan memperoleh kontrak manufaktur dari perusahaan AI seperti Anthropic akan memperkuat portofolio pelanggan foundry di tengah meningkatnya investasi global pada infrastruktur AI.

Sebelumnya, Samsung juga dilaporkan menjalin pembicaraan dengan sejumlah perusahaan teknologi lain terkait produksi chip AI berbasis proses manufaktur generasi terbaru.

Hingga kini belum ada informasi mengenai jadwal produksi, spesifikasi teknis, maupun nilai investasi proyek tersebut.

Status pembicaraan antara Samsung Electronics dan Anthropic masih bersifat awal sehingga arah kerja sama dapat berubah mengikuti keputusan bisnis kedua perusahaan.

Informasi lebih lanjut diperkirakan akan bergantung pada pengumuman resmi apabila negosiasi berlanjut ke tahap pengembangan maupun produksi.

Baca Juga: Protes Buruh Ganggu Produksi Chip Samsung di Korea

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online