Selular.ID – Telkomsel memulai penanaman perdana 1.000 pohon mangrove di Taman Wisata Alam Angke, Jakarta Utara, pada 20 Juni 2026 sebagai tindak lanjut program keberlanjutan yang terhubung dengan Telkomsel Digiland Run 2026 “The RACEvolution”.
Inisiatif ini merupakan hasil konversi partisipasi 12.500 pelari yang menempuh total 131.625 kilometer selama ajang lari tersebut, dengan skema setiap 5 kilometer lari dikonversi menjadi satu pohon yang akan ditanam.
Program ini menghasilkan komitmen penanaman sebanyak 26.325 pohon yang akan direalisasikan secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia.
Penanaman perdana mengusung tema “The RACEVolution Continues: From Every Step to Every Root”, yang menghubungkan aktivitas olahraga masyarakat dengan upaya pelestarian lingkungan melalui restorasi ekosistem pesisir.
Langkah tersebut menjadi kelanjutan dari Telkomsel Digiland Run 2026 yang sebelumnya menggabungkan unsur olahraga, teknologi, hiburan, dan pemberdayaan UMKM dalam satu ekosistem kegiatan.
Setelah ajang lari selesai digelar, Telkomsel melanjutkan dampak sosial dan lingkungan dari partisipasi para peserta melalui program penanaman mangrove yang ditujukan untuk membantu mengatasi abrasi serta mendukung pemulihan kawasan pesisir di Jakarta Utara.
Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda
VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan bahwa inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat di luar layanan konektivitas digital.
“Bagi Telkomsel, Melayani Sepenuh Hati berarti menghadirkan dampak yang bisa dirasakan, bukan hanya konektivitas. Melalui Telkomsel Jaga Bumi, kami ingin memudahkan lebih banyak orang untuk ikut berbuat baik bagi lingkungan dengan cara yang dekat dengan keseharian mereka. Dari setiap langkah para pelari di Digiland Run 2026, hari ini tumbuh akar-akar baru yang kami harap bisa menjaga pesisir, merawat harapan, dan menghadirkan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang,” ujar Abdullah Fahmi dalam keterangan resmi.
Pemilihan kawasan Taman Wisata Alam Angke sebagai lokasi penanaman pertama tidak terlepas dari peran strategis wilayah tersebut dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir Jakarta.
Kawasan mangrove di pesisir utara ibu kota berfungsi sebagai sabuk hijau alami yang membantu mengurangi dampak abrasi, menahan intrusi air laut, serta menjadi habitat bagi berbagai spesies flora dan fauna pesisir.
Kegiatan penanaman melibatkan lebih dari 100 peserta yang terdiri dari unsur TelkomGroup, Telkomsel, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, media, serta relawan internal perusahaan.
Selain penanaman pohon, rangkaian kegiatan juga mencakup aktivitas ramah lingkungan dan sesi edukasi mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim.
Program ini juga menjadi bagian dari gerakan Telkomsel Jaga Bumi yang telah dijalankan sejak 2022.
Melalui inisiatif tersebut, Telkomsel mengembangkan berbagai program keberlanjutan yang mencakup pengelolaan energi, pengurangan emisi gas rumah kaca, pengolahan limbah, hingga pelibatan pelanggan dalam kegiatan pelestarian lingkungan.

Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan telekomunikasi semakin aktif mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam strategi bisnis mereka.
Bagi Telkomsel, pendekatan tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang memungkinkan pelanggan dan masyarakat berpartisipasi langsung dalam kegiatan lingkungan.
Salah satu contohnya adalah penukaran Telkomsel Poin yang dapat dikonversi menjadi dukungan penanaman pohon di sejumlah wilayah Indonesia.
Berdasarkan data perusahaan, hingga 2025 kolaborasi Telkomsel bersama platform Jejak.in dan pelanggan telah membantu menanam lebih dari 39.000 pohon di berbagai daerah. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas keterlibatan publik dalam agenda pelestarian lingkungan yang dijalankan perusahaan.
Inisiatif penanaman mangrove dari Digiland Run 2026 juga sejalan dengan strategi keberlanjutan TelkomGroup melalui program GoZero%.
Strategi ini berfokus pada tiga pilar utama, yakni Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business.
Melalui pendekatan tersebut, TelkomGroup berupaya mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan ke dalam operasional bisnis jangka panjang.
Selain mendukung perlindungan ekosistem pesisir, program penanaman mangrove ini turut berkontribusi terhadap sejumlah target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 13 tentang aksi iklim, SDG 14 mengenai ekosistem laut, dan SDG 15 yang berfokus pada perlindungan ekosistem daratan.
Telkomsel menyatakan penanaman 1.000 mangrove di Jakarta Utara merupakan tahap awal dari realisasi komitmen 26.325 pohon yang berasal dari partisipasi peserta Digiland Run 2026.
Bersama TelkomGroup, perusahaan akan melanjutkan penanaman ribuan pohon lainnya secara bertahap melalui gerakan Jaga Bumi di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari dukungan terhadap target pengurangan emisi dan agenda keberlanjutan jangka panjang perusahaan.
Baca Juga: Ikuti Jejak Indonesia, Negara Tetangga Juga Blokir Grok AI
.png)

















































