Yandex dan Komdigi Buka Pelatihan Machine Learning Gratis

5 hours ago 9

Selular.ID – Yandex bersama Digital Talent Scholarship (Digital Talent) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) membuka pendaftaran program pelatihan dan kompetisi Linear Models in Machine Learning: Fundamentals, Applications, and Competition.

Program pembelajaran daring tanpa biaya ini resmi dibuka pada 29 Juni 2026 dan menerima pendaftaran hingga 19 Juli 2026 untuk masyarakat Indonesia yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan machine learning.

Program ini dikembangkan sebagai bagian dari upaya memperluas pengembangan talenta digital nasional di bidang AI, machine learning, dan data science.

Meski terbuka bagi seluruh masyarakat, penyelenggara merekomendasikan pelatihan ini bagi mahasiswa dari berbagai jenjang, terutama yang berasal dari disiplin ilmu STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), karena materi yang disampaikan berfokus pada penerapan konsep machine learning secara teknis.

Pelatihan disusun oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BPSDM Komdigi) bersama Yandex dengan pendekatan pembelajaran bertahap.

Peserta tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga menjalani praktik, evaluasi, hingga kompetisi yang dirancang untuk menguji kemampuan menerapkan machine learning dalam penyelesaian kasus nyata.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Materi utama program berfokus pada Linear Regression, salah satu metode dasar dalam machine learning yang digunakan untuk membangun model prediksi berdasarkan hubungan antarvariabel.

Selain memahami konsep fundamental, peserta juga akan mempelajari tahapan data preprocessing atau proses menyiapkan data sebelum digunakan untuk pelatihan model, pengembangan model menggunakan bahasa pemrograman Python dan pustaka Scikit-learn, serta teknik evaluasi dan validasi model agar hasil prediksi dapat diukur tingkat akurasinya.

Penyelenggara juga memasukkan studi kasus dan latihan praktik sebagai bagian dari kurikulum.

Melalui pendekatan tersebut, peserta diharapkan mampu menerjemahkan kebutuhan bisnis menjadi solusi berbasis AI dan machine learning yang dapat diterapkan dalam berbagai sektor.

Program menerapkan learning journey yang terdiri atas pembelajaran mandiri (self-paced learning), sesi pendampingan bersama mentor, hands-on lab, assignment, evaluasi, hingga kompetisi.

Seluruh peserta diwajibkan menyelesaikan setiap tahapan sesuai jadwal sebelum dapat mengikuti kompetisi pada akhir program.

Batch pertama akan berlangsung mulai 20 Juli hingga 23 Agustus 2026.

Selama periode tersebut, peserta mengikuti empat modul pembelajaran yang masing-masing diselesaikan dalam satu minggu.

Pada batch ini, peserta memperoleh pendampingan langsung dari mentor yang berasal dari perusahaan lokal yang menjadi mitra Yandex di bidang machine learning.

Setelah seluruh modul selesai dipelajari, peserta akan mengikuti asesmen akhir berupa 40 soal yang harus diselesaikan dalam waktu 40 menit.

Peserta yang memenuhi nilai kelulusan akan memperoleh kesempatan mengikuti hackathon daring yang dijadwalkan berlangsung pada 4–6 September 2026.

Kompetisi tersebut menjadi tahap penerapan kemampuan peserta dalam membangun model machine learning untuk menyelesaikan tantangan yang diberikan penyelenggara.

Usai batch pertama berakhir, program akan dilanjutkan melalui skema pembelajaran mandiri yang dibuka setiap bulan mulai September hingga Oktober 2026.

Setiap batch berlangsung selama enam minggu dengan tahapan yang sama, yakni tes masuk, empat modul pembelajaran yang dibuka secara bertahap, asesmen akhir, serta pemberian sertifikat bagi peserta yang dinyatakan lulus.

CEO Yandex Search, Alexander Popovskiy, mengatakan program tersebut dirancang agar dapat diikuti siapa saja tanpa memandang usia maupun latar belakang profesi.

Menurutnya, pendekatan pembelajaran yang diterapkan mengombinasikan materi akademis dengan pengalaman praktik sehingga peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga memperoleh pengalaman menyelesaikan persoalan nyata menggunakan data dan machine learning.

Alexander menambahkan Yandex berharap semakin banyak talenta AI yang berkembang melalui program tersebut sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekosistem kecerdasan buatan, baik di Indonesia maupun secara global.

Kepala BPSDM Komdigi, Bonifasius Pudjianto, Ph.D., menyatakan Indonesia membutuhkan lebih banyak talenta di bidang Artificial Intelligence, Machine Learning, dan Data Science untuk mendukung berbagai sektor, termasuk transportasi, pertanian, kesehatan, hingga sektor prioritas lainnya.

Menurutnya, pelatihan ini memberikan fondasi teknis yang kuat melalui model pembelajaran yang mudah diakses sehingga dapat diikuti masyarakat dengan minat mempelajari teknologi AI.

Program ini juga melanjutkan penyelenggaraan tahun sebelumnya. Berdasarkan data penyelenggara, pelatihan pada 2025 diikuti oleh 1.295 peserta.

Dari program tersebut lahir tiga pemenang hackathon serta puluhan peserta yang memperoleh penghargaan atas pencapaian selama mengikuti pembelajaran.

Penyelenggara menyatakan para peserta terbaik berhasil mengembangkan model machine learning dengan tingkat akurasi tinggi dalam menyelesaikan studi kasus yang diberikan.

Pendaftaran pelatihan Linear Models in Machine Learning: Fundamentals, Applications, and Competition dibuka mulai 29 Juni hingga 19 Juli 2026 melalui platform Digital Talent Komdigi.

Melalui kolaborasi ini, Yandex dan Komdigi menargetkan semakin banyak masyarakat Indonesia memiliki kompetensi dasar machine learning yang relevan dengan kebutuhan industri serta perkembangan teknologi kecerdasan buatan.

Baca Juga: 7 Cara Nonton Video Viral di Yandex, Tanpa Perlu VPN

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online