4 Bek yang Jadi Opsi Pengganti Jay Idzes yang Absen di FIFA ASEAN Cup 2026

12 hours ago 11

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia akan berlaga di ajang FIFA ASEAN Cup 2026 pekan depan. Turnamen mini yang digelar di Jakarta dan Bandung tersebut bergulir pada 25 September hingga 5 Oktober 2026.

Timnas Indonesia akan bersaing di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Untuk laga pertamanya, skuad Garuda ditantang Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/9/2026).

Sepekan menjelang turnamen, ada kabar kurang mengenakkan bagi Timnas Indonesia yang hampir dipastikan tidak diperkuat Jay Idzes, bek sekaligus kapten tim. Ia mengalami cedera otot paha saat memperkuat Sassuolo di Liga Italia.

Jay Idzes mengalami cedera otot paha kiri, setelah berjibaku membela Sassuolo menghadapi Juventus pada pekan keempat Serie A 2026/2027. Sassuolo menang dramatis 3-2 atas Bianconeri di Mapei Stadium, Senin (13/9/2026) dini hari WIB.

Jay Idzes telah menjalani pemeriksaan medis yang menunjukkan adanya cedera tingkat sedang pada otot quadriceps kaki kiri. Sang bek telah memulai proses pemulihan dan membutuhkan waktu pemulihan selama satu bulan ke depan.

Dengan demikian, ia bakal absen memperkuat Sassuolo menghadapi Monza akhir pekan nanti, dan kemungkinan disusul laga berikutnya saat jeda Internasional bersama Timnas Indonesia.

Absennya Jay Idzes bakal menjadi kerugian bagi Timnas Indonesia. Jay Idzes susah tergantikan di barisan pertahanan Indonesia sejak dinaturalisasi pada 2024.

Jay Idzes sudah mencatatkan 18 penampilan bersama Timnas Indonesia dan menyumbang satu gol. Ia menjadi bek tengah yang tak tergantikan bersama Kevin Diks di jantung pertahanan.

Berikut ini sejumlah pemain yang bisa menjadi alternatif pengganti Jay Idzes di lini belakang Timnas Indonesia dalam menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026:

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

1. Justin Hubner

Justin Hubner kini menjelma sebagai pemain reguler di Eredivisie bersama Fortuna Sittard. Kemampuannya semakin terasah dengan selalu bermain dan tak pernah tergantikan musim 2026/2027.

Justin Hubner selalu menjadi starter dan bermain penuh dalam enam pertandingan yang sudah dijalani Fortuna Sittard di Eredivisie musim ini. Fortuna Sittard dibawanya bertengger di peringkat ketujuh dengan 10 poin.

Meski gawang Fortuna sudah kebobolan 14 gol dalam enam laga, peran Justin Hubner tak bisa dikesampingkan. Hubner menjadi pemain kesukaan pelatih Dany Buijs, lewat permainan tak kenal kompromi menghalau serangan di wilayahnya.

Di level Timnas Indonesia, Hubner sudah mengoleksi 18 caps dan mencetak satu gol sepanjang kariernya. Ia termasuk pemain yang sudah dijajal John Herdman dalam skuadnya pada FIFA Series dan FIFA Matchday beberapa waktu lalu.

Hubner dimainkan selama 25 menit melawan St. Kitts and Nevis, kemudian tampil selama 73 menit menghadapi Bulgaria, dan tampil 45 menit ketika bertemu Oman. Hubner dikenal sebagai bek tangguh dengan kemampuan membaca permainan dan duel fisik yang kuat

Memiliki postur tinggi (sekitar 187 cm) yang membuatnya sangat kuat dalam duel udara maupun perebutan bola atas. Pemain 23 tahun ini juga gemar melakukan intersep dan tekel krusial di lini belakang.

2. Elkan Baggott

Keputusan Elkan Baggott pindah ke Millwall musim panas 2026 bisa dianggap tepat. Ia hijrah dari Ipswich ke Millwall dengan status permanen pada 15 Juli lalu.

Dalam waktu dua bulan terakhir sejak kepindahannya ke Millwall, Elkan Baggott justru sering dipercaya alias mendapat menit bermain yang memadai. Bek jangkung Timnas Indonesia itu mulai sering dimainkan oleh pelatih Alex Neil

Tercatat, pemain berusia 23 tahun itu sudah memainkan tujuh pertandingan di seluruh kompetisi yang dimainkan Millwall. Dua pertandingan di ajang Carabao Cup dan lima caps di ajang Divisi Championship.

Dari tujuh penampilannya, bek berusia 23 tahun tersebut total memainkan 314 menit bermain untuk Millwall. Ini peningkatan besar baginya selama berkarier di Inggris.

Pencapaian ini tentu menjadi nilai plus bagi Elkan Baggott yang juga mulai menjadi andalan pelatih John Herdman di Timnas Indonesia senior. Ia sempat kehilangan tempat di masa kepelatihan Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.

Bersama Timnas Indonesia senior, Baggott telah memiliki 27 caps dan mencetak dua gol sejak debutnya pada 16 November 2021. Setelah tak terpakai di era Shin Tae-yong dan Patrick Kluiver, Baggott justru menjadi pilar di skuad John Herdman.

Ia selalu bermain di empat pertandingan resmi Timnas Indonesia di bawah naungan Herdman. Baggott bermain selama 65 menit saat Indonesia bertemu St. Kitts and Nevis dan 31 menit melawan Bulgaria di bulan Maret lalu.

Ia tak pernah tergantikan selama 90 menit ketika Indonesia menang 3-0 atas Oman dan mengalahkan Mozambik 1-0 di FIFA Matchday Juni 2026. Dengan memiliki tinggi badan 1,96 meter, ia sangat piawai dalam menghalau bola atas dan memenangi duel udara di area pertahanan maupun saat membantu serangan.

Baggott juga memiliki ketenangan dan penempatan posisi yang baik untuk mengetahui kapan harus melakukan pressing atau menunggu pergerakan lawan.

3. Mathew Baker

Pertandingan FIFA Matchday antara Timnas Indonesia versus Oman pada 5 Juni 2026 terasa spesial bagi Mathew Baker. Ia resmi menjadi pemain termuda yang pernah bermain untuk Timnas Indonesia level senior dalam sejarah.

Saat itu Mathew Baker dimainkan pada babak kedua dalam laga ini, menggantikan Rizky Ridho, tepatnya di menit ke-80. Pemain keturunan Indonesia-Australia itu memecahkan rekor sebagai pemain termuda sepanjang sejarah Timnas Indonesia.

Mathew Baker menjalani debutnya dengan Timnas Indonesia senior di usianya yang menginjak 17 tahun dan 23 hari dalam laga yang dimenangkan skuad Garuda 3-0 atas Oman. Rekor sebelumnya dipegang oleh penyerang Arkhan Kaka, yang mencatatkan debut pada Piala AFF 2024 di usia 17 tahun, 3 bulan, dan 7 hari.

Sebelumnya Mathew Baker lebih banyak menghabiskan menit bermain untuk Timnas Indonesia U-16 dan kapten di level U-17. Baker termasuk pemain dengan tipikal versatile, atau mampu bermain sebagai bek tengah, bek kiri, hingga gelandang bertahan.

Ia juga pandai dalam menguasai bola, memutus serangan lawan, serta berani melakukan pressing, hingga mampu mendistribusikan bola dengan baik. Pengalamannya bersama Melbourne Victory di kompetisi Liga Australia, semakin menambah nilai plus.

4. Rizky Ridho

Berikutnya ada Rizky Ridho yang masih layak masuk dalam daftar ini. Rizky Ridho tergolong pemain penuh pengalaman bersama Timnas Indonesia, terbukti dengan jumlah caps yang mencapai angka 54 laga.

Rizky Ridho juga menyandang sosok kapten tim Timnas Indonesia, seperti ketika bersaing di Piala AFF 2026. Terlepas dari rapornya yang turun ketika di Piala AFF, pemain asal Surabaya ini masih menjadi kepingan kekuatan pertahanan Indonesia.

Ridho termasuk pemain lokal yang bisa bersaing dengan pemain-pemain diaspora dalam memperebutkan posisi di skuad utama Timnas Indonesia senior asuhan John Herdman. Ia sempat membentuk trio bek tengah bersama Jay Idzes dan Kevin Diks saat FIFA Series Maret 2026.

Kemudian menjadi kapten dan tak tergantikan bersama Kevin Diks serta Elkan Baggott di FIFA Matchday Juni 2026. Tenaga dan pengalaman bek Persija Jakarta itu masih dibutuhkan dalam permainan John Herdman.

Bersama Persija musim ini, Ridho tak tergantikan dalam dua pertandingan awal BRI Super League 2026. Rizky Ridho dibekali kemampuan membaca lawan dengan baik, solid, ulet, dan tenang dalam membayangi lawan.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online