Apa itu Corporate Bitcoin Treasuries?

2 weeks ago 14

Jakarta, Pintu News – Dunia bisnis global mulai menunjukkan tren baru dalam pengelolaan keuangan perusahaan: memasukkan Bitcoin sebagai bagian dari cadangan keuangan atau corporate treasury.

Strategi ini tidak lagi hanya menjadi eksperimen segelintir perusahaan teknologi, tetapi kini telah diadopsi lebih dari 180 perusahaan di berbagai sektor, mulai dari telekomunikasi hingga energi.

Dorongan ini lahir dari kombinasi inflasi tinggi, imbal hasil rendah pada aset tradisional, dan ketidakpastian kebijakan moneter global.

Apa Itu Bitcoin Treasury?

Dilansir dari Coingecko, Bitcoin treasury adalah cadangan Bitcoin yang dimiliki oleh perusahaan, pemerintah, atau institusi sebagai bagian dari strategi keuangan mereka.

Sama seperti kas atau emas, aset ini tercatat di neraca perusahaan sebagai bentuk simpanan jangka panjang. Bedanya, Bitcoin menawarkan karakteristik unik: pasokan tetap 21 juta koin dan likuiditas global 24/7.

Secara tradisional, corporate treasury diisi dengan aset ultra-aman seperti kas, obligasi pemerintah jangka pendek, atau reksa dana pasar uang. Namun, dengan menambahkan Bitcoin ke dalam portofolio cadangan, perusahaan berupaya melindungi nilai aset dari inflasi, mendiversifikasi simpanan, sekaligus mendapatkan eksposur pada potensi kenaikan harga cryptocurrency.

Mengapa Perusahaan Beralih ke Bitcoin Treasury?

1. Lindung Nilai terhadap Inflasi

Nilai kas dapat tergerus oleh inflasi, apalagi saat bank sentral mencetak uang dalam jumlah besar. Selama pandemi COVID-19, 54 negara yang mewakili 93% PDB dunia menggelontorkan stimulus hingga $10 triliun — tiga kali lipat dari krisis 2008. Bitcoin, dengan pasokan tetap, dianggap sebagai aset pelindung nilai yang lebih tahan terhadap depresiasi mata uang.

2. Potensi Imbal Hasil Lebih Tinggi

Sumber: Coingecko

Sejak 2011, Bitcoin mencatat pertumbuhan rata-rata tahunan (CAGR) sekitar 203%, jauh melampaui imbal hasil indeks S&P 500 yang hanya 10% sejak 2009. Dibandingkan emas, Amazon, atau Apple, Bitcoin tetap unggul dalam hal pertumbuhan nilai, meski volatilitasnya tinggi. Bagi perusahaan dengan kas menganggur di instrumen berimbal hasil rendah, BTC menjadi peluang untuk meningkatkan nilai modal secara signifikan.

Baca juga: Apakah Siklus 4 Tahunan Crypto Sudah Berakhir? Begini Pandangan Para Ahli!

Diversifikasi, Likuiditas, dan Akses Modal

Selain potensi keuntungan, Bitcoin menawarkan diversifikasi yang tidak bergantung pada sistem keuangan tradisional. Transaksi lintas negara dapat dilakukan tanpa terikat pada kebijakan moneter satu negara tertentu. Likuiditas pasar crypto yang berjalan 24/7 memberi fleksibilitas tinggi bagi perusahaan multinasional.

Menariknya, perusahaan yang memegang Bitcoin di neraca sering kali diperdagangkan di pasar saham dengan valuasi lebih tinggi dari nilai BTC yang mereka miliki. Konsep ini dikenal sebagai mNAV (market Net Asset Value), yang mengukur berapa banyak investor bersedia membayar lebih dibandingkan nilai Bitcoin sebenarnya.

Premium ini memberi peluang bagi perusahaan untuk menerbitkan saham atau obligasi konversi dengan bunga rendah, lalu menggunakan dana tersebut untuk membeli lebih banyak BTC, menciptakan siklus kenaikan valuasi yang saling menguatkan.

Baca juga: Harga BTC Capai $122.000, ETH Tembus $4.300, Apa Faktor Kenaikannya?

Strategi dan Posisi Pasar

Perusahaan seperti MicroStrategy menjadi contoh utama keberhasilan strategi Bitcoin treasury. Dengan memegang ratusan ribu BTC senilai miliaran rupiah, mereka berhasil menarik minat investor global dan mengakses modal dalam jumlah besar dengan biaya rendah.

Keberhasilan ini memicu perusahaan dari berbagai sektor — termasuk telekomunikasi, energi, dan kesehatan — untuk mengikuti jejak serupa.

Mengadopsi Bitcoin treasury juga menjadi alat branding yang efektif. Perusahaan terlihat inovatif, berorientasi masa depan, dan siap menghadapi ekonomi digital. Hal ini semakin relevan di era adopsi cryptocurrency yang kian meluas di kalangan institusi.

Kesimpulan

Adopsi Bitcoin sebagai bagian dari treasury perusahaan menunjukkan pergeseran besar dalam paradigma manajemen keuangan. Dengan kombinasi potensi keuntungan, diversifikasi, dan daya tarik investor, strategi ini bisa menjadi game changer di era ekonomi digital. Namun, keberhasilannya tetap bergantung pada kesiapan perusahaan dalam mengelola risiko yang melekat pada aset cryptocurrency.

Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga bitcoin hari iniharga solana hari inipepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online