Apa Itu Diet Low Sodium yang Dijalani Artis Korea Goo Hye Sun, Sukses Bantu Turunkan BB

4 hours ago 5

Sederet selebriti Korea Selatan mencuri perhatian dengan metode diet mereka. Seperti aktris Korea Selatan Goo Hye Sun yang turun berat badan dengan diet low sodium. 

Aktris Korea Selatan Goo Hye Sun kembali mencuri perhatian publik setelah membagikan perkembangan terbaru program penurunan berat badannya. Lewat media sosial pribadinya, ia mengungkap bahwa berat badannya kini berada di angka 46 kg, setelah sebelumnya menargetkan penurunan hingga sekitar 13 kg.

Dibandingkan menjalani diet ekstrem yang menyiksa, Goo Hye Sun memilih menerapkan pola hidup sehat yang lebih realistis dan konsisten. Ia fokus menjaga kualitas tidur, menghindari alkohol, serta menjalani diet low sodium atau rendah sodium.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Kebiasaan sederhana tersebut ternyata membantu tubuhnya menurunkan berat badan secara bertahap. Diet low sodium sendiri belakangan semakin populer karena dianggap bukan hanya membantu mengontrol berat badan, tapi juga baik untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Lalu, seperti apa sebenarnya diet rendah sodium yang dijalani Goo Hye Sun? Mari bahas di sini, Bunda

Apa itu diet low sodium?

Mengutip Healthline, diet low sodium merupakan pola makan dengan membatasi asupan natrium atau sodium harian. Sodium sendiri merupakan mineral penting yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga keseimbangan cairan, fungsi sel, hingga tekanan darah. Namun, konsumsi sodium berlebihan bisa memicu berbagai masalah kesehatan.

Secara umum, batas konsumsi sodium yang disarankan kurang dari 2.300 mg per hari atau setara sekitar satu sendok teh garam. Sayangnya, banyak makanan modern mengandung sodium tinggi, terutama makanan cepat saji dan makanan olahan.

Ketika asupan garam terlalu tinggi, tubuh akan menahan lebih banyak cairan. Kondisi ini membuat tubuh terasa bengkak, perut kembung, hingga berat badan tampak meningkat karena retensi air. Untuk itu, mengurangi sodium dapat membantu tubuh terlihat lebih ringan dan ramping.

Rahasia diet Goo Hye Sun

Dalam unggahannya, Goo Hye Sun mengaku tidak mengandalkan metode instan. Ia justru menjalani kebiasaan sehat seperti diet low sodium yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dilansir dari Koreaboo, berikut diet yang dijalani Goo Hye Sun.

1. Tidur cukup dan berkualitas

Salah satu kebiasaan utama yang dijaga Goo Hye Sun adalah pola tidur teratur. Tidur cukup ternyata memiliki pengaruh besar terhadap pengendalian berat badan.

Kurang tidur bisa meningkatkan hormon pemicu rasa lapar sekaligus menurunkan hormon yang memberi rasa kenyang. Akibatnya akan lebih mudah makan berlebihan. Sebaliknya, pola tidur yang baik membantu ritme tubuh lebih stabil sehingga proses metabolisme berjalan lebih optimal.

2. Menghindari alkohol

Goo Hye Sun juga memilih menjauhi alkohol selama menjalani program dietnya. Langkah ini dinilai efektif karena alkohol mengandung kalori cukup tinggi dan dapat menghambat proses pembakaran lemak di tubuh.

Selain itu, konsumsi alkohol sering kali disertai makanan tinggi kalori seperti gorengan, camilan asin, atau makanan cepat saji. Dengan mengurangi alkohol, asupan kalori harian otomatis ikut berkurang.

3. Diet low sodium

Diet rendah sodium menjadi salah satu kunci utama transformasi tubuh Goo Hye Sun. Mengurangi konsumsi garam membantu tubuh melepaskan kelebihan cairan yang selama ini tertahan.

Tak hanya itu, pola makan rendah sodium juga mendorong seseorang lebih banyak mengonsumsi makanan segar dibanding makanan olahan. Hal inilah yang membantu pola makan menjadi lebih sehat secara keseluruhan.

Manfaat diet low sodium untuk kesehatan

Diet rendah sodium ternyata tidak hanya membantu menurunkan berat badan, tapi juga memiliki banyak manfaat kesehatan lainnya. Simak manfaatnya, Bunda.

1. Menjaga tekanan darah

Asupan garam berlebih berkaitan erat dengan tekanan darah tinggi. Mengurangi sodium dapat membantu menurunkan tekanan darah sehingga risiko penyakit jantung dan stroke ikut menurun.

2. Baik untuk kesehatan ginjal

Pada penderita gangguan ginjal, konsumsi sodium berlebihan dapat memperparah kondisi tubuh karena ginjal kesulitan membuang cairan dan garam berlebih. Diet rendah sodium membantu mengurangi tekanan pada ginjal.

3. Meningkatkan kesehatan jantung

Penderita gagal jantung umumnya disarankan menjalani diet rendah sodium karena terlalu banyak garam dapat menyebabkan penumpukan cairan dalam tubuh dan memicu sesak napas.

Beberapa penelitian menunjukkan pola makan tinggi garam dapat meningkatkan risiko kanker lambung. Garam berlebih diduga merusak lapisan lambung dan meningkatkan peradangan.

Makanan yang sebaiknya dihindari saat diet low sodium

Saat menjalani diet rendah sodium, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dibatasi, seperti:

  • Fast food seperti burger, kentang goreng, dan pizza
  • Keripik, kacang asin, serta camilan kemasan
  • Daging olahan seperti sosis, dan nugget
  • Makanan kaleng dan makanan instan
  • Sup instan dan frozen food
  • Saus tinggi sodium seperti kecap asin dan saus kemasan
  • Makanan dengan banyak keju dan mentega asin

Makanan olahan umumnya mengandung sodium tinggi karena digunakan sebagai pengawet sekaligus penambah rasa.

Makanan rendah sodium yang bisa dikonsumsi

Sebaliknya, diet low sodium lebih menekankan konsumsi makanan segar dan minim proses, seperti:

  • Sayuran segar dan beku tanpa saus
  • Buah-buahan segar
  • Beras merah, quinoa, dan gandum utuh
  • Ayam, ikan, dan daging segar tanpa pengawet
  • Telur
  • Yoghurt dan susu rendah sodium
  • Kacang tanpa garam
  • Air putih, teh, dan kopi tanpa tambahan berlebihan

Menggunakan rempah alami seperti bawang putih, lada, jahe, hingga perasan lemon juga bisa membantu makanan tetap lezat tanpa banyak garam.

Diet rendah sodium sebenarnya bisa dilakukan dengan cara sederhana di rumah. Salah satu langkah paling efektif adalah sering memasak sendiri dibanding membeli makanan di luar. Makanan restoran dan makanan cepat saji menjadi penyumbang sodium terbesar dalam pola makan modern.

Dengan memasak sendiri, kandungan garam dalam makanan bisa lebih terkontrol. Selain itu, cobalah mengganti garam dengan bumbu alami seperti rempah-rempah, perasan jeruk lemon, cuka, atau bawang putih agar cita rasa makanan tetap nikmat.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online