AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan

5 hours ago 8

loading...

AS lanjutkan serangan terhadap wilayah Iran pada Jumat (17/7/2026) dini hari WIB, yang menjadi serangan keenam hari berturut-turut. Kali ini, bandara, stasiun kereta api, dan jembatan jadi target. Foto/X @CENTCOM

TEHERAN - Militer Amerika Serikat (AS) melanjutkan gelombang serangan baru terhadap Iran pada Jumat (17/7/2026) dini hari WIB, menandai operasi keenam hari berturut-turut. Amerika terus membombardir wilayah republik Islam tersebut di tengah meningkatnya permusuhan antara kedua belah pihak menyusul runtuhnya 14 poin nota kesepahaman (MoU) antara kedua belah pihak.

Menurut Komando Pusat AS (CENTCOM), serangannya bertujuan untuk semakin menurunkan kemampuan militer Iran. Menurutnya, Teheran telah menimbulkan ancaman bagi kapal komersial yang transit melalui Selat Hormuz, yang sekarang diklaim Washington.

Baca Juga: AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana

“Pada pukul 14.00 ET hari ini (pukul 21.30 waktu Iran), pasukan AS mulai melakukan gelombang serangan baru terhadap Iran selama enam malam berturut-turut untuk semakin menurunkan kemampuan militer Iran,” kata CENTCOM dalam sebuah unggahan di X.

Sementara itu, media pemerintah Iran, Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), melaporkan beberapa ledakan di Iran selatan menyusul apa yang digambarkan sebagai serangan udara Amerika.

Menurut laporan IRIB, serangkaian ledakan terdengar di bagian barat Bandar Abbas, sementara pihak Gubernur Bushehr mengatakan dua ledakan terdengar di provinsi tersebut, yang digambarkan sebagai kelanjutan agresi Amerika.

Mengutip Departemen Hubungan Masyarakat Universitas Ilmu Kedokteran Hormozgan, IRIB melaporkan bahwa tujuh orang terluka dalam serangan di lingkungan perumahan Tappe Allah Akbar di kota Bandar Abbas.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online