Bayi 2 Bulan Sudah Bisa Apa? Ketahui Perkembangannya yang Bikin Takjub

1 hour ago 5

Jakarta -

Bayi 2 bulan sudah mulai memiliki banyak perkembangan yang luar biasa, Bunda. Mulai dari pertumbuhan fisik, kemampuan sosial, kognitif, hingga kemampuan bahasa dan bicaranya juga.

Dari segi fisik, seiring perkembangan ototnya, lengan dan kaki Si Kecil akan mulai bergerak lebih bebas dibandingkan sebelumnya. 

Bayi juga akan mulai mengalami fase pertumbuhan pesat atau growth spurt di sekitar usia 6 minggu. Kondisi ini bisa membuat mereka lebih rewel, karena ingin menyusu lebih banyak dari biasanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Pada usia 2 bulan, bayi akan menjadi jauh lebih sosial daripada saat lahir. Mereka lebih interaktif dan akan tersenyum saat mendengar suara orang di sekitarnya," ungkap dokter anak, Melitza J Cobham-Browne, MD, seperti dikutip dari Parents. 

Apa saja perkembangan bayi 2 bulan?

Berikut beberapa perkembangan lainnya pada bayi 2 bulan, Bunda:

Perkembangan fisik

Pada usia 2 bulan, bayi akan mulai 'menemukan' jari dan tangannya, lalu belajar untuk banyak menggunakannya. 

Mereka mungkin akan lebih sering membuka tangan dan meraih suatu benda, meskipun belum tahu cara melepaskannya. Jika Bunda perhatikan, mereka juga mungkin akan mencoba untuk menyatukan kedua tangannya.

Di usia 2 bulan, bayi akan mulai belajar mengoordinasikan gerakan mereka. Alih-alih gerakan tangan dan kaki yang tersentak-sentak seperti saat baru lahir, mereka kini bisa bergerak lebih perlahan dan terkendali.

Bayi akan menendang kedua kaki dengan kuat dan menjadi sangat aktif bergerak. Leher mereka juga akan semakin kuat dari waktu ke waktu.

Saat tummy time, mereka mungkin dapat mengangkat kepala dan menggerakkannya dari sisi ke sisi. 

Perkembangan sosial

Sebagian bayi 2 bulan sudah mulai memiliki jam tidur malam yang lebih teratur. Mereka tidur malam lebih panjang dan akan lebih banyak terjaga di siang hari. Meski demikian, pola tidur bayi pada rentang usia ini masih sangat bervariasi.

Dari segi sosial, bayi 2 bulan umumnya sudah mulai mengenali suara orang terdekatnya, terutama Bunda. Mereka juga melihat ke arah Bunda saat diajak mengobrol. 

Setelah itu, bayi akan mulai belajar untuk merespons dengan berceloteh, bergumam, dan mencoba berbagai suara lainnya. 

"Perkembangan paling menonjol pada usia ini adalah vokalisasi. Pada usia 2 bulan, bayi akan mulai senang berceloteh dengan suara vokal yang lembut," tutur dokter anak Roya Samuels, MD.

Perkembangan kognitif

Dikutip dari laman Pregnancy, Baby and Birth, bayi 2 bulan mulai senang mengikuti pergerakan orang lain. Mereka juga dapat melacak benda yang bergerak melewati garis tengah. 

Bunda dapat melatih kemampuan ini dengan memperlihatkan objek dengan pola dan warna yang lebih kompleks. Misalnya dari mainan atau bisa juga dari buku cerita bergambar.

Perkembangan bahasa

Bayi juga akan mulai mengeluarkan lebih banyak suara dan bergumam, termasuk suara seperti 'a' atau 'o', dan tampak seperti mendengarkan saat diajak bicara. 

Oleh sebab itu, jangan lupa untuk memperbanyak aktivitas seperti mengajaknya berbicara, bernyanyi, membaca, dan membaca buku. 

Selain membantu mengoptimalkan perkembangan otaknya. Hal ini juga membantu bayi terbiasa dengan suara dan kata-kata, yang menjadi dasar bagi kemampuan berbahasa dan berkomunikasi di waktu berikutnya.

Kebutuhan menyusu pada bayi 2 bulan

Dikutip dari Baby Center, pada usia 2 bulan, bayi masih akan banyak menyusu sepanjang waktu. Hal ini karena mereka sedang dalam masa pertumbuhan yang pesat.

Secara umum, bayi ASI masih menyusu setiap 3 hingga 4 jam. Tapi mungkin beberapa bayi memiliki jeda yang lebih lama antara waktu menyusu, terutama jika mereka tidur lebih lama.

Bunda mungkin dapat memperkirakan jadwal menyusui sekitar 6 hingga 10 kali dalam periode 24 jam, meskipun hal ini bisa berbeda pada setiap bayi dan bahkan dari hari ke hari.

Jika Si Kecil mengalami kenaikan berat badan yang kurang sesuai atau membutuhkan nutrisi tambahan karena alasan medis tertentu, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter.

Tips mengoptimalkan perkembangan bayi 2 bulan

Dikutip dari berbagai sumber, ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk membantu mengoptimalkan perkembangan bayi 2 bulan:

1. Sering memeluk dan mendekap bayi

Dikutip dari Raising Children, aktivitas seperti memeluk, menggendong, serta mendekap bayi akan membantu mereka merasa aman dan terlindungi. Selain itu, kontak skin-to-skin juga dapat memperkuat bonding antara Bunda dan Si Kecil.

2. Bermain dengan bayi

Berbicara, bernyanyi, membaca, dan bercerita adalah aktivitas bermain yang sangat baik untuk bayi baru lahir sampai usia 3 bulan. 

Aktivitas langsung setiap hari dapat memperkuat bonding, sekaligus membantu perkembangan otak bayi. Mereka belajar mengenal suara dan kata-kata, yang menjadi dasar keterampilan bahasa dan komunikasi.

3. Banyak tersenyum 

Tersenyum pada bayi membuat mereka merasa senang dan aman, Bunda. Hal ini juga membantu perkembangan otak, terutama kognitif dan sosialnya.

4. Lakukan kontak mata

Saat mata bayi mengikuti pandangan mata Bunda, hal ini mendorong mereka untuk memutar kepala. Hal ini dapat membantu memperkuat leher dan kontrol kepala mereka. Mengubah posisi bayi juga mendorong mereka untuk memutar kepala ke kedua sisi.

5. Rutin ajak tummy time

Mulailah dengan 1–2 menit tummy time dan tingkatkan hingga 10–15 menit beberapa kali sehari. Kegiatan ini membantu memperkuat otot kepala, leher, dan tubuh bagian atas bayi, yang penting untuk belajar duduk dan berdiri nanti.

Selalu awasi bayi saat tummy time, dan tidurkan bayi dalam posisi telentang. Selain itu, Bunda bisa coba rutin melakukan pijat bayi. Kegiatan ini tak cuma menambah bonding, tapi juga membuat bayi merasa rileks dan tidur lebih lama.

Tanda-tanda masalah perkembangan

Sebenarnya setiap bayi berkembang dengan kecepatan yang berbeda-beda. Namun pada usia 2 bulan, Bunda mungkin perlu konsultasi ke dokter jika ada kondisi berikut:

  • Bayi belum tersenyum pada usia 8 minggu
  • Bayi tidak bisa tenang, bahkan untuk sesaat
  • Salah satu sisi tubuh bayi tampak lebih kuat daripada yang lain
  • Bayi masih mengepalkan jari dengan sangat kencang atau terlihat lemas atau kaku
  • Suara keras tidak membuat bayi terkejut
  • Bayi tidak dapat menyusu dengan baik

Itulah penjelasan tentang perkembangan bayi 2 bulan. Otak anak berkembang membentuk koneksi lebih cepat dalam 5 tahun pertama dibandingkan waktu lainnya dalam hidup mereka, jadi maksimalkan dengan memberi stimulasi yang tepat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online