Borneo FC Tatap 4 Liga Sisa BRI Super League 2025/2026: Jadwal Bersahabat, Kesempatan Besar Memutus Hegemoni Persib

11 hours ago 4

Bola.com, Jakarta - Persaingan di jalur juara BRI Super League 2025/2026 berjalan sangat sengit setelah melewati 30 pertandingan. Setidaknya ada dua tim yang sedang bersaing sengit memburu gelar juara.

Persib Bandung sebagai juara bertahan turun dari pucuk klasemen BRI Super League 2025/2026 dan digeser Borneo FC. Persib mengumpulkan 66 poin dari 29 laga. Sementara Borneo FC kini kukuh di posisi teratas dengan nilai 69 dari 30 laga.

Borneo FC sukses menjinakkan tuan rumah Persik Kediri 1-0 pada pertandingan ke-30 di Stadion Brawijaya, Rabu (29/4/2026). Persib baru akan memainkan pertandingan ke-30 menghadapi tuan rumah Bhayangkara FC, Kamis (30/4/2026).

BRI Super League hanya tinggal tersisa empat pertandingan. Secara matematika, masih sangat memungkinkan keduanya salip menyalip. Bahkan peringkat ketiga Persija (nilai 62), masih punya kans finis di urutan teratas di klasemen akhir.

Mungkinkah Borneo FC mengakhiri hegemoni Persib?

Bobotoh dan Aremania duduk berdampingan dalam satu tribun saat laga Persib vs Arema di Stadion GBLA, Bandung, Jumat (24/4/2026), menghadirkan suasana damai dan tanpa insiden di tengah rivalitas.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Susah Dikalahkan

Borneo FC dalam laju yang sangat positif dalam beberapa laga terakhir. Mereka seolah tak mau kalah dari Persib untuk mengamankan poin demi poin. Tim asuhan Fabio Lefundes tercatat tak pernah merasakan kekalahan dalam 9 laga terakhir.

Borneo FC mulai memasuki tren kemenangan setelah kekalahan dari Dewa United pada pekan ke-21. Tujuh kemenangan dan dua kali imbang adalah catatan keperkasaan Borneo FC dalam sembilan laga terakhir mereka.

Rentetan hasil itu membuat Mariano Peralta dan kawan-kawan pelan-pelan memangkas jarak perolehan poin dengan Persib, bahkan berhasil mengkudeta dengan keunggulan dua poin atas Maung Bandung.

Borneo FC secara perkasa menghajar Arema FC (3-1), Persebaya (5-1), Madura United (3-1), PSBS (5-1), PSM (2-1), Semen Padang (3-0), dan terkini Persik Kediri (1-0). Di sisi lain, Persib sedikit kurang menyala meski tak terkalahkan di tujuh laga terakhirnya.

Persib hanya mengamankan lima kemenangan dan empat kali imbang di sembilan laga terkini mereka. Termasuk dua laga terakhir mereka saat hanya mampu bermain sama kuat dengan Dewa United (2-2) dan Arema FC (0-0).

Lawan Relatif Mudah

Empat pertandingan sisa musim ini akan dihadapi Borneo FC, untuk menentukan bisa menyegel gelar juara atau kembali gagal. Di atas kertas, keempat calon lawan mereka bisa dibilang cukup mudah diatasi.

Keempat partai tersisa milik Borneo FC, yaitu menjamu Persita Tangerang (5/5/2026), lalu bertandang ke markas Bali United (11/5/2026), kemudian main away ke markas Persijap Jepara (17/5/2026), dan ditutup menjamu Malut United (23/5/2026).

Melihat empat laga tersebut, Borneo FC diprediksi minimal bisa mengumpulkan 10 poin. Asumsinya adalah meraih kemenangan masing-masing atas Persita, Persijap, dan Malut United. Hanya melawan Bali United yang menjadi laga tidak mudah bagi tim Pesut Etam untuk meraih tiga poin, dan satu angka cukup realistis.

Sementara Persib sebagai pesaing terdekatnya memang bakal memberi perlawanan sengit. Namun perlu diingat, mereka masih punya beberapa laga tandang yang tidak akan mudah. Di antaranya menghadapi tuan rumah Bhayangkara dan musuh bebuyutannya Persija di Jakarta.

Bhayangkara FC dalam tren luar biasa jika bermain di kandang sendiri. Sedangkan Persija tentu punya ambisi membalas kekalahan dari Persib pada pertemuan pertama.

Kans di Klasemen Akhir

Jika Persib tergelincir dua laga ini, membuat perolehan poin mereka cukup sulit mengejar Borneo FC. Bukan tak mungkin Borneo FC yang bakal merayakan gelar juara bersejarahnya untuk yang pertama kali.

Jika skenario tersebut berjalan, Borneo FC kemungkinan akan finis di urutan teratas klasemen akhir musim ini dengan nilai 79. Sedangkan bagi Persib, jika hanya mampu meraih tiga kemenangan dalam lima laga terakhirnya, membuat mereka akan finis dengan nilai 75.

Namun hitung-hitungan tersebut masih bersifat prediksi. Segala kemungkinan masih dapat terjadi. Kuncinya adalah konsistensi dari masing-masing tim dalam menjaga performa di pekan-pekan terakhir, jika tak mau terpeleset dan gagal mengangkat trofi.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online