Cerita Zaskia Adya Mecca saat Terjun Langsung ke Lokasi Unjuk Rasa / Foto: Instagram / Zaskia Adya Mecca
Jakarta, Insertlive -
Demo di Jakarta yang berakhir ricuh, berhasil mencuri atensi seluruh rakyat Indonesia, tak terkecuali Zaskia Adya Mecca. Ia bersama Tiwu Rayie turut turun langsung ke lokasi unjuk rasa.
Awalnya, Zaskia dan Tiwu hendak pergi ke bandara. Namun, keduanya merasa penasaran dengan kondisi demo yang terlihat sepi.
Zaskia awalnya berfikir jika hari ini, Sabtu (30/8) tidak terjadi aksi demonstrasi lantaran jalanan yang sepi. Namun, saat mereka tiba di bandara, ia baru mengetahui ternyata aksi demonstrasi masih berlangsung dan semakin memanas.
Ibu lima anak itu langsung memutuskan untuk ikut pergi ke kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, salah satu titik unjuk rasa yang tengah memanas.
"Siang tadi sebelum ke airport melepas kepergian sahabat2 ke Sumud Nusantara, ku dan @tiwurayie ngobrolin "eh, masih ada demo ga si hari ini? Kok adem aja tapi jalanan sepi?" Lalu carilah di IG, tiktok juga X ga nemu berita! Akhirnya kita berfikir "ohh, libur kali ya demonya krn wiken kan DPR kosong? Mmh, tapi kmrn pas pada demo mereka juga WFH ya" 😶," tulis Zaskia Adya Mecca pada keterangan unggahannya.
"Pas sampai bandara ngobrol sama @mhibaturr , ternyata demo masih banyak dan team @kitabisacom menyiapkan beberapa ambulance, salah satu titiknya di Kwitang. "Mau ikut kak? Ku dari sini langsung kesana" ku dan tiwu dengan cepet jawab "MAU!"," sambungnya.
Setibanya di Kwitang, Zaskia melihat secara langsung bagaimana kondisi para pengunjuk rasa yang banyak terluka akibat tembakan gas air mata dan peluru karet dari aparat kepolisian.
"Menuju kwitang cukup mencekam suasana, dibuang kesana sini krn jalan utama ditutup. Sepanjang jalan banyak bekas pembakaran😖 lalu sampailah kami di titik kritis. Banyak, banyaaak korban. Ada yang kena peluru karet, kena benturan, tapi di dominasi terkena gas air mata. Rata2 sesak dada (oxygen sangat di butuhkan) juga NACL buat bersihin mata," tuturnya.
Namun, satu hal yang menjadi sorotan Zaskia Adya Mecca adalah banyaknya orang yang mengawasi aksi demonstrasi di sekitar lokasi. Bahkan, orang-orang dengan pakaian sipil tersebut melarang siapapun untuk merekam aksi unjuk rasa di depan markas Brimob tersebut.
"Anehnya banyak orang yang seperti mengawasi dengan baju sipil, "JANGAN FOTO! GAK BOLEH ADA VIDEO! Hapus itu filenya! Pergi semua yang nontonin cuma buat rekam2, dll , dst" hmmmm, ni dia ni yang bikin masy lain kesulitan cari berita! Tau ga sih pentingnya informasi itu juga pak," ungkapnya.
Zaskia juga ikut serta membantu tim medis dalam menolong para demonstran yang terluka.
"Dengan turun ke lapangan ternyata ku belajar banyak. Situasinya, siapa yang terlibat, gimana perjuangannya, yang paling bikin ku kagum bagaimana para relawan bekerja dengan luar biasa. Ku dampingi dokter bawa pasien ke ugd, staff RS sudah stanby di lobby, pasien turun tanpa hp dan identitas, lalu ada team hukum menyapaku "kak bisa lepas pasien, kami yang akan lanjut mendampingi cari identitas, hubungi keluarga sampai pembiayaan RS" ada relawan lain "Masih ada kebutuhan medis?" "Habis ini mau cari." "Bisa ke sebrang ada markas kami, ambil kebutuhan isi ambulance disana"," cerita Zaskia.
"Pas sampai markasnya , banyak anak muda yang sigap masukin semua kebutuhan medis di ambulance kami. (Sadly ku lupa nama lembaganya)," lanjutnya.
Namun saat ini Zaskia mengaku dirinya sudah pulang ke rumah, lantaran kondisi demonstrasi di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat sudah semakin memanas.
"Sekarang ku udah balik krn situasi kwitang makin keos. Team medis diminta mundur, massapun semakin ricuh. Cuma bisa berdoa semoga Negri tercinta ini segera pulih, menjadi tempat yang nyaman, aman dan semua bisa hidup dengan harmonis😢❤️," papar Zaskia.
(Insertlive)
Tonton juga video berikut:
ARTIKEL TERKAIT
Loading LoadingBACA JUGA
detikNetwork