Framework Laptop 16 Hadir dengan GPU Nvidia RTX 5070, Harga Mulai Rp23 Jutaan

2 days ago 7

Selular.id – Framework, perusahaan laptop modular yang dikenal dengan produknya yang mudah diperbaiki dan ditingkatkan, mengumumkan kehadiran Framework Laptop 16 dengan kartu grafis Nvidia GeForce RTX 5070.

Laptop ini akan mulai dikirim pada November mendatang, dengan harga mulai US$1.499 atau sekitar Rp23 juta untuk versi DIY Edition dan Pre-built. Pre-order sudah dibuka melalui situs resmi Framework.

Kehadiran modul grafis Nvidia ini merupakan respons terhadap permintaan penggemar sejak peluncuran perdana Framework Laptop 16 pada 2023. Saat itu, laptop ini hanya tersedia dengan grafis AMD Radeon.

Nirav Patel, CEO Framework mengungkapkan bahwa pengembangan modul Nvidia ini memakan waktu dua tahun dan dilakukan bekerja sama dengan Nvidia, AMD, serta Compal, mitra manufaktur mereka di Taiwan.

Yang menarik, modul grafis baru ini kompatibel dengan Framework Laptop 16 generasi pertama.

Patel menegaskan, pemilik versi lama dapat membeli modul Nvidia ini tanpa perlu mengganti seluruh perangkat.

“Itu artinya pemilik saat ini dapat mengambil modul baru dan mendapatkan grafis generasi terbaru,” ujarnya dalam blog post resmi.

a person sliding out the framework laptop 16's graphics module

Modul RTX 5070 dilengkapi dengan 8GB VRAM dan diklaim memberikan peningkatan framerate gaming sebesar 30 hingga 40 persen dibandingkan modul Radeon RX 7700S sebelumnya.

Modul ini juga mendukung output display dan input daya melalui port USB-C belakang, serta dilengkapi dengan sistem thermal yang lebih senyap. Framework akan terus menjual modul Radeon dengan pembaruan thermal yang sama.

Selain pembaruan di sisi grafis, Framework Laptop 16 juga mendapatkan sejumlah peningkatan signifikan.

Pada prosesor, laptop ini kini menggunakan AMD Ryzen AI 300 Series dengan opsi Ryzen 7 delapan-core dan Ryzen 9 12-core. Pengguna dapat menukar modul grafis dengan expansion bay shell untuk menggunakan grafis terintegrasi pada tugas yang tidak terlalu intensif.

Peningkatan lainnya termasuk desain mainboard yang diperbarui, konfigurasi RAM hingga 96GB, penyimpanan hingga 10TB (sebelumnya 8TB), adapter USB-C 240W (sebelumnya 180W), dukungan G-Sync untuk panel display 165Hz 2560 x 1600, modul webcam yang ditingkatkan, cover aluminium yang lebih kaku, serta keyboard dengan artwork baru dan perilaku firmware yang disesuaikan.

the framework laptop 16 nvidia graphics module

Desain mainboard baru mendukung empat output display simultan melalui empat slot expansion card di belakang (sebelumnya tiga).

Dengan keyboard yang diperbarui, laptop tidak akan bangun dari sleep mode jika tombol ditekan saat lidah tertutup. Sebagian besar fitur dan komponen baru kompatibel dengan versi original, kecuali panel display Gen 1 yang tidak mendapatkan dukungan G-Sync.

Framework juga menyesuaikan harga Framework Laptop 16 original, yang sekarang dimulai dari US$1.299 (sekitar Rp20 juta) sebagai opsi entry-level yang lebih terjangkau, turun dari US$1.399. Konfigurasi Ryzen 9 akan dihapus secara bertahap, sementara versi Ryzen 7 tetap diproduksi.

Pengumuman ini menandai tahun yang sibuk bagi Framework. Awal tahun ini, perusahaan merilis pembaruan untuk Framework Laptop 13 dengan prosesor Ryzen AI 300 Series, serta meluncurkan dua produk baru: Framework Laptop 12 (convertible touchscreen pertama mereka) dan Framework Desktop yang berukuran kecil. Perusahaan mencatat rekor volume manufaktur tertinggi pada Juli lalu, setelah sempat menjeda pengiriman dan menyesuaikan harga pada April akibat fluktuasi tarif impor AS.

Kehadiran Framework Laptop 16 dengan Nvidia RTX 5070 ini memperkaya pilihan laptop gaming modular di pasar.

Sebelumnya, sejumlah merek seperti Asus ROG juga telah merilis perangkat dengan seri RTX 50. Meskipun pabrik Nvidia di Batam sempat menjadi perbincangan, kehadiran produk dengan komponen Nvidia tetap dinanti oleh pasar Indonesia.

Dengan filosofi modularitas dan kemudahan upgrade, Framework terus menunjukkan komitmennya terhadap sustainability dan hak perbaikan pengguna.

Pendekatan ini tidak hanya mengurangi limbah elektronik tetapi juga memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk menyesuaikan perangkat sesuai kebutuhan dan anggaran.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online