Selular.id – Google baru saja meluncurkan pembaruan besar untuk aplikasi Google Phone dengan desain Material 3 Expressive.
Perubahan ini mencakup tata letak layar beranda baru, antarmuka panggilan masuk, dan fitur Calling Cards yang membuat aplikasi terlihat lebih modern dan fungsional.
Survei terbaru menunjukkan mayoritas pengguna Android menyukai pembaruan ini.
Pembaruan aplikasi Google Phone ini hadir di tengah kesibukan Google meluncurkan seri Pixel 10. Perusahaan tidak hanya fokus pada perangkat keras, tetapi juga terus meningkatkan pengalaman perangkat lunak bagi pengguna Android.
Desain Material 3 Expressive menjadi fondasi utama dalam perubahan antarmuka aplikasi telepon ini.
Survei yang dilakukan terhadap lebih dari 10.000 pengguna Android mengungkapkan bahwa 37% responden sangat menyukai perubahan tersebut, sementara 28% lainnya mengapresiasi beberapa aspek tertentu dari desain baru.
Hanya 27% yang tidak menyukai pembaruan, dan 7% sisanya mengaku tidak peduli. Secara keseluruhan, lebih dari 65% pengguna memberikan tanggapan positif.
Perubahan Utama dalam Desain Baru
Salah satu perubahan paling signifikan adalah penggabungan halaman Recents dan Favorites menjadi satu halaman Home yang terpadu. Kontak favorit pengguna sekarang ditampilkan dengan prominence di bagian atas, sementara riwayat panggilan berada di bawahnya. Tata letak ini dirancang untuk memberikan akses lebih cepat dan intuitif.
Tombol Contacts juga dipindahkan ke sebelah area Favorites, sementara Keypad kini menjadi halaman dedicated, bukan lagi tombol mengambang. Perubahan ini membuat navigasi dalam aplikasi menjadi lebih terorganisir dan mudah digunakan. Pengguna dapat dengan cepat melakukan panggilan, mengecek voicemail, atau mengakses kontak tanpa kebingungan antarmuka.
Fitur Calling Cards menjadi salah satu elemen yang paling banyak mendapat pujian. Meski terinspirasi dari iOS 17, fitur ini berhasil memberikan sentuhan personalisasi yang sesuai dengan ethos Android.
Calling Cards memungkinkan pengguna menyesuaikan tampilan panggilan masuk dengan gambar atau warna tertentu, menciptakan pengalaman yang lebih personal.
Antarmuka panggilan masuk juga mengalami penyegaran signifikan. Slider Decline/Answer yang baru jauh lebih mudah digunakan dibandingkan desain sebelumnya yang dinilai membingungkan. Layar panggilan berlangsung juga didesain ulang dengan tombol-tombol besar dan ekspresif yang memudahkan pengguna selama melakukan panggilan.
Dampak dan Masa Depan Desain Material 3 Expressive
Pembaruan aplikasi Google Phone tidak hanya penting sebagai penyegaran antarmuka, tetapi juga menjadi indikator arah desain Google ke depan. Material 3 Expressive diperkirakan akan diterapkan pada lebih banyak aplikasi Google lainnya, menciptakan konsistensi dan pengalaman pengguna yang lebih terpadu.
Google telah beberapa kali melakukan pembaruan signifikan pada aplikasi intinya, termasuk langkah seperti mematikan fitur perekam panggilan telepon beberapa tahun lalu. Perubahan pada aplikasi Phone menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam menyempurnakan ekosistem perangkat lunak mereka.
Bagi pengguna yang belum melihat pembaruan ini, Google menyatakan bahwa update akan segera diluncurkan secara bertahap. Pembaruan aplikasi Phone juga sejalan dengan upaya Google dalam meningkatkan keamanan, termasuk verifikasi pengembang yang lebih ketat untuk aplikasi Android.
Respons positif dari pengguna terhadap pembaruan Google Phone menjadi sinyal baik bagi Google untuk terus mengembangkan desain Material 3 Expressive. Dalam beberapa bulan ke depan, dapat diantisipasi lebih banyak aplikasi Google yang mendapatkan penyegaran serupa, menciptakan pengalaman yang lebih konsisten dan modern bagi pengguna Android di seluruh dunia.
Selain fokus pada antarmuka, Google juga terus berupaya meningkatkan integrasi antara layanannya, termasuk memudahkan pengguna dalam mendaftarkan tempat di Google Maps untuk keperluan bisnis atau personal. Pendekatan holistik ini memperkuat ekosistem digital yang ditawarkan oleh perusahaan.
Meskipun demikian, tantangan keamanan tetap menjadi perhatian, terutama setelah insiden kebocoran data oleh kelompok ransomware yang sempat terjadi. Keberhasilan pembaruan desain harus diimbangi dengan perlindungan data yang kuat untuk menjaga kepercayaan pengguna.