loading...
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan, Hashim Djojohadikusumo (baju batik) meminta agar rumah susun (rusun) dekat Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan tidak diborong oleh oknum tertentu. Foto/Dok
JAKARTA - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan, Hashim Djojohadikusumo meminta agar rumah susun (rusun) dekat Stasiun Manggarai , Jakarta Selatan tidak diborong oleh oknum tertentu. Ia menegaskan prinsip satu orang hanya boleh mendapatkan satu unit.
Hashim khawatir rusun yang memiliki lokasi strategis dan kualitas bangunan bagus justru dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk membeli unit dalam jumlah besar. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi terjadi karena nilai tanah dan apartemen di kawasan tersebut dapat meningkat tajam.
"Kita sudah orang Indonesia lama. Jangan nanti ada oknum nakal. Yang nanti, karena pasti, pasti kita lihat nanti apalagi mutunya begitu bagus. Lokasi dan mutu bagus nanti nilai tanah dan nilai apartemen akan meningkat tajam. Nah, orang-orang kan tidak bodoh. Ya, so ini yang kita minta betul-betul diperhatikan ya. Jangan diborong!" kata Hashim dalam acara groundbreaking yang digelar ada Jumat (21/8/2026).
Baca Juga: Rusun Subsidi Dekat Stasiun Manggarai Resmi Dibangun, Kuota 3.784 Unit
Hashim mencontohkan potensi praktik pembelian ratusan unit oleh satu orang dengan menggunakan nama orang lain. Ia menyebut nama sopir hingga office boy dapat saja digunakan untuk menyiasati aturan kepemilikan.
"Dari 3.000 (unit) nanti orang tertentu beli, 300! Ya, 500! Nanti titip siapa? Titip supirnya, ya, atas nama supirnya, atas nama office boy-nya, atas nama... bisa mengerti Pak ya? Ini kita akui ini sudah terjadi di sejarah Republik Indonesia Pak ya. So itu, kita harus adil satu pelanggan satu peminat satu apartemen," lanjutnya.
Selain meminta agar unit tidak diborong, Hashim juga mengingatkan pemerintah dan pengelola mengenai pentingnya perawatan bangunan setelah rusun selesai dibangun.
.png)




































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5255296/original/097406900_1750154745-1.jpg)











