InfraNexia Perkuat Pemerataan Internet lewat Kolaborasi APJII

17 hours ago 6

Selular.ID – PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) memperkuat dukungan terhadap pemerataan akses internet di Indonesia melalui partisipasinya dalam rangkaian HUT ke-30 Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dan Internet Days 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.

Kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi antara penyedia infrastruktur, penyelenggara jasa internet (ISP), asosiasi, dan pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem infrastruktur digital nasional.

InfraNexia merupakan operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang bergerak di bidang penyediaan infrastruktur digital. Dalam ekosistem tersebut, perusahaan menyediakan layanan infrastructure sharing dan konektivitas yang dapat dimanfaatkan oleh ISP untuk memperluas jangkauan jaringan, meningkatkan kapasitas, serta melakukan ekspansi tanpa harus membangun seluruh infrastruktur secara mandiri.

Ketua Umum APJII Muhammad Arif Angga mengapresiasi dukungan InfraNexia terhadap kegiatan APJII sekaligus kontribusinya dalam penguatan ekosistem internet nasional. Menurutnya, pertumbuhan internet membutuhkan infrastruktur yang mampu menjangkau lebih banyak wilayah serta membuka ruang kolaborasi antara berbagai pelaku industri.

“Pertumbuhan internet Indonesia membutuhkan dukungan infrastruktur yang kuat, terbuka, dan mampu menjangkau semakin banyak wilayah,” ujar Muhammad Arif Angga.

Ia menambahkan, kolaborasi antara APJII, penyedia infrastruktur, pelaku industri, serta ekosistem strategis seperti Danantara Indonesia diperlukan untuk memperluas penetrasi internet di Indonesia.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Bagi InfraNexia, kebutuhan konektivitas yang terus berkembang membuat ketersediaan infrastruktur menjadi salah satu aspek penting dalam ekspansi jaringan. Infrastruktur yang dapat digunakan bersama memungkinkan ISP mengembangkan layanan dengan memanfaatkan aset dan konektivitas yang telah tersedia.

Direktur Commercial InfraNexia Syaiful Rahim Soenaria mengatakan kebutuhan pelaku industri saat ini berkembang dari sisi kapasitas, jangkauan, hingga kecepatan ekspansi. Karena itu, InfraNexia berupaya menyediakan infrastruktur dan layanan konektivitas yang dapat membantu ISP memperluas jaringan secara lebih efisien.

“Kami melihat kebutuhan pelaku industri terus berkembang, baik dari sisi kapasitas, jangkauan, maupun kecepatan ekspansi. InfraNexia mendukung ISP melalui penyediaan infrastruktur dan layanan konektivitas yang dapat membantu mereka memperluas jaringan secara lebih cepat dan efisien,” kata Syaiful.

Infrastruktur Berbagi untuk Perluasan Jaringan

Model infrastructure sharing memungkinkan sejumlah pelaku industri memanfaatkan infrastruktur yang sama sesuai kebutuhan jaringan. Bagi penyelenggara jasa internet, pendekatan tersebut dapat menjadi alternatif ketika melakukan ekspansi ke wilayah baru karena kebutuhan pembangunan infrastruktur fisik dapat disesuaikan dengan aset yang tersedia.

InfraNexia menerapkan pendekatan open-access dan neutral infrastructure. Open access berarti infrastruktur tersedia untuk digunakan oleh berbagai pelaku industri berdasarkan kebutuhan dan ketentuan layanan, sedangkan neutral infrastructure menempatkan penyedia infrastruktur sebagai pihak yang menyediakan aset jaringan tanpa terikat pada satu penyelenggara layanan.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari peran InfraNexia dalam mendukung kebutuhan jaringan yang semakin beragam. ISP dapat memanfaatkan infrastruktur yang tersedia untuk memperluas jangkauan dan kapasitas layanan, sementara pembangunan jaringan dapat dilakukan dengan model yang lebih kolaboratif.

Syaiful mengatakan peningkatan konektivitas tidak hanya berdampak pada industri telekomunikasi. Menurutnya, ketika akses internet semakin luas, masyarakat di berbagai daerah juga memiliki akses yang lebih besar terhadap layanan digital.

“Ketika konektivitas semakin merata, manfaatnya tidak berhenti pada industri telekomunikasi, tetapi turut membuka akses terhadap layanan digital, meningkatkan literasi digital masyarakat, serta mendorong aktivitas ekonomi dan pertumbuhan ekonomi digital di berbagai daerah,” ujarnya.

Keterlibatan InfraNexia dalam HUT ke-30 APJII dan Internet Days 2026 juga menempatkan kolaborasi antar-pemangku kepentingan sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur digital nasional. APJII memiliki peran sebagai wadah bagi penyelenggara jasa internet, sementara penyedia infrastruktur seperti InfraNexia menyediakan dukungan jaringan yang dapat digunakan untuk memperluas layanan ISP.

Di sisi lain, keterlibatan TelkomGroup dan dukungan ekosistem Danantara Indonesia menjadi konteks yang disebut InfraNexia dalam penguatan perusahaan dan infrastruktur strategis nasional. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan infrastruktur yang dapat memenuhi kebutuhan konektivitas di berbagai wilayah Indonesia.

Kebutuhan tersebut mencakup peningkatan kapasitas jaringan, perluasan jangkauan, interkoneksi, serta dukungan terhadap pertumbuhan trafik data. Perkembangan layanan digital membuat kebutuhan terhadap jaringan yang dapat diakses secara luas terus meningkat, baik untuk kebutuhan masyarakat maupun aktivitas ekonomi.

Dalam konteks ISP, ketersediaan infrastruktur bersama juga memberikan pilihan dalam menentukan pola ekspansi. Alih-alih membangun seluruh elemen jaringan secara mandiri, penyelenggara dapat memanfaatkan infrastruktur yang disediakan pihak lain sesuai kebutuhan wilayah dan layanan.

InfraNexia menyatakan akan melanjutkan kolaborasi dengan Danantara Indonesia, APJII, penyelenggara jasa internet, dan pemangku kepentingan lainnya. Fokusnya mencakup penyediaan infrastruktur dan konektivitas untuk mendukung perluasan jaringan nasional.

Melalui model open-access dan neutral infrastructure, InfraNexia menempatkan infrastruktur sebagai bagian dari ekosistem yang dapat dimanfaatkan bersama oleh pelaku industri. Sementara itu, APJII terus menjadi salah satu wadah kolaborasi penyelenggara jasa internet dalam pengembangan ekosistem internet Indonesia.

Kolaborasi antara penyedia infrastruktur dan ISP tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses jaringan ke lebih banyak wilayah. InfraNexia menyatakan pendekatan tersebut akan terus dikembangkan untuk mendukung kebutuhan kapasitas, jangkauan, interkoneksi, dan ekspansi layanan internet di Indonesia.

Baca Juga: Jurus Telkomsel Percepat Adopsi AI di Indonesia

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online