Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Kanal
MNC Portal
Live TV
Radio Live
MNC Networks
Rabu, 15 Juli 2026 - 11:49 WIB
Pasukan Iran masih menguasai Selat Hormuz. Foto/prizrenpost.com
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan militer Amerika Serikat menyerang pangkalan-pangkalan Iran “dengan dalih menyerang kapal-kapal yang melanggar aturan” untuk menyembunyikan kekalahan dan ketidakmampuan mereka.” Hal itu, menurut IRGC, merujuk pada kapal-kapal yang mencoba melintasi jalur air penting tersebut.
Namun, IRGC mencatat, “Tidak ada kapal yang berani melanggar [blokade Iran] atau menemani AS. Oleh karena itu, tentunya, tidak ada serangan.”
Garda Revolusi Iran memperingatkan jalur ekspor minyak dan gas yang melayani AS dan sekutunya dapat menjadi sasaran jika konflik berlanjut.
Dalam pernyataan yang disiarkan stasiun televisi pemerintah IRIB, IRGC mengatakan ekspor energi dari kawasan tersebut harus “untuk semua orang atau tidak untuk siapa pun”.
Pernyataan itu menandakan kemungkinan tindakan lebih lanjut terhadap infrastruktur pelayaran dan energi regional.
Garda Revolusi Iran mengklaim telah menghancurkan pusat komando dan kendali, pusat manajemen dukungan angkatan laut, gudang, dan tangki bahan bakar di pangkalan Armada Kelima AS di Bahrain dalam satu "balasan yang telak" pagi ini.
Baca juga: Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
.png)

















































