Jelita Bahar Sempat Kena Anxiety Takut Muncul di Panggung Besar, Kini Banting Setir Jual Risol

9 hours ago 7

Jakarta -

Lama tak muncul di layar kaca, penyanyi dangdut Jelita Bahar baru-baru ini kembali menarik perhatian publik. Kali ini, bukan karena penampilannya di atas panggung, melainkan cerita kehidupannya yang cukup mencuri perhatian.

Belum lama ini, Jelita mengaku sempat mengalami anxiety yang membuat dirinya merasa takut tampil di panggung besar. Kondisi tersebut rupanya membuat aktivitasnya di dunia hiburan turut berubah selama beberapa waktu terakhir.

Jelita pun kini memilih mencoba kesibukan baru di luar dunia entertainment dengan mulai menjalani usaha kuliner, Bunda. Putri Annisa Bahar itu diketahui mulai banting setir dengan berjualan risol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Cerita Jelita Bahar banting setir jualan risol

Sebelumnya, Jelita mengaku sempat mengalami anxiety yang cukup berpengaruh pada kesehariannya. Kondisi tersebut bahkan membuat dirinya memilih berhenti dari layar kaca dalam waktu yang cukup lama.

Meski begitu, kondisi Jelita perlahan mulai membaik dari waktu ke waktu. Kini, ia juga mulai mencoba menikmati aktivitas baru untuk mengisi kesehariannya, Bunda. 

"Semenjak aku terkena anxiety waktu itu ya, jadi kan aku sempat off lama sekali kan. Terus, makin lama sudah membaik alhamdulillah. Tapi, untuk manggung itu mungkin acara-acara yang kecil, enggak yang acara besar karena masih ada rasa ketakutan," ujar Jelita saat berbincang dalam acara Pagi-Pagi Ambyar, dikutip dari kanal YouTube @TRANSTVofficial.

"Jadi, sekarang cari kesibukan gitu," kata Jelita.

Jelita pun tampak menjalani semuanya dengan lebih santai dan mencoba menikmati proses yang sedang dijalaninya kini. Ia juga berusaha tetap bersyukur meski hidupnya kini jauh berbeda dibanding sebelumnya.

"Kemarin aku sempat di atas, tapi sekarang yang namanya di bawah ya udah jalanin aja. Enjoy aja," ungkapnya.

Selain itu, Jelita membeberkan alasan dirinya memilih berjualan risol, Bunda. Menurutnya, makanan satu ini cukup banyak digemari dan memiliki peluang usaha yang menjanjikan.

"Menurut aku lebih banyak digemari gitu lho dan bikinnya ya lumayan gampang-gampang susah sebenarnya," ujar Jelita.

"Karena pikiran aku namanya bulan puasa pasti orang cari gorengan ya, buka pasti gorengan. Sebelumnya, memang waktu anak aku yang pertama itu sekolah, pernah bikin risol juga, dia jualan juga di sekolah," lanjutnya.

Tak hanya itu, ia juga melihat tren risol dengan berbagai varian rasa kini sedang cukup populer di masyarakat. Dari situlah ia mulai yakin mencoba menjual risol sebagai kegiatan barunya.

"Jadi, sekarang aku pikir lagi viral juga risol-risolan yang berbagai mayones, matcha, cokelat kayak gitu. Jadi, aku pikir ya udah daripada kita enggak ada kegiatan, jualanlah risol," jelasnya.

Risol buatan Jelita ini ternyata mendapat respons yang cukup baik dari pembeli, Bunda. Dalam sehari, jumlah risol yang dibawanya bahkan bisa mencapai ratusan pieces, lho.

"Sehari itu aku bawa minimal 150 atau 200 pcs. Kalau habis semua itu mungkin bisa Rp500 ribu," ujarnya.

Jelita sempat tak ingin ketahuan jualan risol

Di balik kesibukannya berjualan risol, Jelita rupanya sempat merahasiakan kegiatan barunya itu dari banyak orang, Bunda. Ia mengaku tidak ingin banyak orang tahu bahwa dirinya kini berjualan.

Menurut Jelita, keputusan tersebut dilakukan bukan tanpa alasan. Ia merasa lebih nyaman menjalani usahanya dengan santai tanpa banyak perhatian dari orang sekitar.

"Awalnya, mereka enggak ada yang tahu karena dari akunya sebisa mungkin jangan sampai ada orang yang tahu kalau aku yang jualan," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dirinya sempat khawatir jika terlalu banyak orang mengenalinya saat sedang berjualan. Ia takut hal tersebut justru membuat dirinya kehilangan fokus saat melayani pembeli.

Meski kini memilih berjualan risol, Jelita menegaskan dirinya tidak mempermasalahkan pandangan orang lain terhadap kesibukannya saat ini. Ia merasa setiap orang punya jalan hidup dan kesibukannya masing-masing.

"Enggak masalah sih karena kita juga udah punya kehidupan masing-masing. Jadi aku pikir ya udahlah, karena kita udah masing-masing ya kita cari kesibukan masing-masing gitu lho," kata Jelita.

"Kecuali memang pas acara keluarga baru kita kumpul kayak gitu. Kalau dibanding-bandingin ya buat aku masuk kuping kanan keluar kuping kiri saja," tambahnya.

Di sisi lain, kemampuan Jelita dalam memasak ternyata sudah muncul sejak dirinya masih kecil, Bunda. Ia mengaku dahulu sering memperhatikan mendiang ayahnya saat memasak.

"Memang aku dari kecil karena papa sama mama dahulu pergi terus ke luar kota, jadi sering ditinggalin. Jadi, aku suka kayak ngelihatin papa masak," pungkasnya.

Itulah cerita Jelita Bahar yang sempat mengalami anxiety hingga takut tampil di panggung besar, sebelum akhirnya memilih banting setir berjualan risol. Semoga kisahnya bisa menginspirasi, ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/pri)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online