Mendorong Produk UMKM Sawit Tembus Pasar Ekspor

7 hours ago 3

loading...

Hilirisasi kelapa sawit membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperluas akses ke pasar ekspor. Foto/Dok

JAKARTA - Hilirisasi kelapa sawit membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah ( UMKM ) untuk meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperluas akses ke pasar ekspor. Pengembangan produk turunan sawit berorientasi ekspor dapat menjadi salah satu strategi mewujudkan industri sawit nasional yang berkelanjutan.

Direktur Program Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Eisha Maghfiruha Rachbini mengatakan, potensi pengembangan UMKM berbasis kelapa sawit di Indonesia sangat besar. Ia mengatakan, para pelaku UMKM dapat mengembangkan berbagai produk turunan sawit mulai dari bidang pangan (oleofood), bahan kimia (oleochemical), hingga bioenergi.

Hingga saat ini program hilirisasi kelapa sawit telah menghasilkan lebih dari 193 jenis produk turunan. Perkembangan tersebut memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional mulai dari peningkatan harga TBS di tingkat petani, perluasan lapangan kerja, serta penciptaan efek ekonomi berantai yang lebih luas.

Baca Juga: Menghidupi 20 Juta Orang, Hilirisasi Kelapa Sawit Terus Didorong

“Potensi UMKM berbasis kelapa sawit sangat besar. Ke depan perlu ditingkatkan UMKM yang mampu memberikan nilai tambah dari produk atau komoditas kelapa sawit,” katanya di Jakarta, Senin (24/8/2026).

Eisha Rachbini mendorong pelaku UMKM berbasis kelapa sawit untuk meningkatkan daya saing dan berani masuk ke pasar internasional. Ia menjelaskan, saat ini kontribusi UMKM terhadap nilai ekspor nasional masih relatif rendah yakni sekitar 15%.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online