Mengunjungi Di-Space Zhengzhou: BYD Pamer Sejarah 3 Dekade di Museum Sains NEV Pertama China

1 day ago 7

loading...

Visualisasi ribuan sertifikat hak paten yang tersusun menyerupai air terjun di Patent Waterfall menjadi ikon utama Museum Di-Space, menegaskan dominasi riset dan teknologi BYD di kancah global. Foto: BYD Indonesia

ZHENGZHOU - Di Distrik Erqi, Zhengzhou, sebuah bangunan futuristik berdiri bukan sekadar sebagai museum. Tapi, sebagai bantahan telak atas stigma "pemain baru" yang kerap dilekatkan pada Build Your Dreams (BYD) di pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.

Gedung itu bernama Di-Space, museum sains New Energy Vehicle (NEV) pertama di China yang didedikasikan untuk publik.

Saat SindoNews melangkah masuk ke dalam fasilitas seluas total 23.500 meter persegi ini—terdiri dari 15.000 meter persegi area pameran indoor dan 8.500 meter persegi area luar ruang—pengunjung tidak disuguhi brosur penjualan yang membosankan.

Sebaliknya, BYD menyajikan orkestrasi teknologi yang dikemas dengan estetika seni tinggi.
Investasi senilai 200 juta Yuan atau setara Rp480 miliar yang digelontorkan BYD untuk membangun tempat ini terasa sepadan.

Di-Space berhasil mengubah persepsi tentang industri otomotif yang kaku menjadi perjalanan imersif. Di sini, besi, baterai, dan algoritma diterjemahkan menjadi narasi yang menyentuh emosi dan logika sekaligus.

Lorong Waktu dan Hegemoni Riset

 BYD Pamer Sejarah 3 Dekade di Museum Sains NEV Pertama China

Lantai pertama museum ini berfungsi sebagai lorong waktu. Pengunjung diajak mundur ke 1995, saat Wang Chuanfu mendirikan perusahaan ini di Shenzhen. Narasi visual yang apik menampilkan evolusi transportasi, mulai dari kereta kuda hingga era elektrifikasi.

Salah satu artefak penting yang ditampilkan—meski dalam bentuk replika skala kecil—adalah mobil konsep "ET" yang lahir pada 2004.

Kehadirannya menjadi bukti otentik bahwa visi elektrifikasi BYD telah tertanam dua dekade lalu, jauh sebelum tren mobil listrik meledak di pasar global.

Namun, "sihir" sesungguhnya terjadi saat pengunjung menaiki lantai dua dan tiga. Di sinilah hegemoni teknologi BYD dipamerkan secara telanjang. Mata pengunjung akan terpaku pada instalasi kolosal bernama Patent Waterfall.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online