Olike Siapkan Printer 3D Terjangkau, Bidik Edukasi dan Kreator Indonesia

19 hours ago 4

Selular.ID – Bisnis Olike Indonesia tidak berhenti pada produk aksesori smartphone atau handphone (hp) yang selama ini mereka gaungkan.

Setelah mengembangkan kategori seperti audio, smartwatch, speaker dan mini fan, perusahaan mulai menyiapkan langkah ke kategori teknologi yang lebih luas. Salah satu yang tengah dipersiapkan adalah printer 3D.

Head of Product Olike Indonesia, Oscar Wan Chigang, mengungkapkan Olike akan menggandeng brand asal China, Creality, untuk menghadirkan ekosistem printer 3D yang lebih terjangkau di Indonesia.

Langkah ini menarik karena printer 3D bukan hanya ditujukan untuk kebutuhan industri.

Olike melihat peluang pada sektor edukasi, kreativitas, pembuatan mainan hingga aktivitas Do It Yourself (DIY).

Membawa Printer 3D ke Konsumen Lebih Luas

Selama ini printer 3D lebih sering diasosiasikan dengan industri, engineering atau pengguna profesional.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Namun perkembangan teknologi membuat perangkat tersebut semakin mudah digunakan.

Olike melihat peluang untuk memperkenalkannya kepada segmen konsumen yang lebih luas.

Terutama generasi muda yang tertarik dengan teknologi, desain dan aktivitas kreatif.

Kolaborasi dengan Creality diarahkan untuk menghadirkan produk yang lebih terjangkau sehingga teknologi pencetakan tiga dimensi tidak hanya menjadi perangkat untuk kalangan profesional.

Baca juga:

Dari Aksesori ke Ekosistem Teknologi

Masuknya Olike ke kategori printer 3D juga memperlihatkan bagaimana perusahaan melihat bisnis aksesori secara lebih luas.

Perusahaan tidak hanya ingin menjual produk yang melekat pada smartphone.

Sebaliknya, Olike mencoba membangun portofolio teknologi yang mengikuti perubahan kebutuhan konsumen.

Sebelumnya, audio menjadi salah satu kategori utama yang mendorong bisnis Olike.

TWS, speaker dan smartwatch menjadi produk yang banyak mendapatkan perhatian konsumen.

Ke depan, kategori lain seperti printer 3D dapat menjadi bagian dari ekspansi tersebut.

Indonesia Jadi Fokus Utama

Menurut Oscar, salah satu keunggulan Olike dibandingkan merek global adalah fokus terhadap pasar Indonesia.

Bagi sebagian perusahaan global, pasar Asia Pasifik hanya menjadi salah satu bagian dari keseluruhan bisnis.

Sementara bagi Olike, Indonesia menjadi pasar yang mendapatkan perhatian penuh.

Karena itu, perusahaan berusaha memahami kebutuhan konsumen secara langsung.

Oscar bahkan rutin melakukan perjalanan ke berbagai daerah untuk melihat kondisi pasar.

Pendekatan tersebut menjadi penting karena kebutuhan pengguna di Jakarta belum tentu sama dengan konsumen di kota lain.

Indonesia memiliki karakter geografis dan demografis yang sangat beragam.

Olike pun mengandalkan sekitar 300 personel sales offline untuk menjangkau jaringan toko di berbagai wilayah.

Dari Audio ke Printer 3D

Ekspansi ke printer 3D menunjukkan bahwa strategi Olike tidak semata-mata mengejar kategori yang sedang populer.

Perusahaan mencoba mencari kategori yang memiliki peluang pertumbuhan sekaligus dapat memenuhi kebutuhan baru konsumen.

Strategi itu sejalan dengan konsep yang disebut Oscar sebagai affordable innovation.

Teknologi yang sebelumnya dianggap kompleks atau mahal berusaha dibuat lebih mudah dijangkau.

Dalam konteks printer 3D, peluangnya bukan hanya menjual mesin.

Ekosistemnya dapat berkembang ke kebutuhan material, perangkat pendukung, software, komunitas kreator hingga konten edukasi.

Jika ekosistem tersebut terbentuk, printer 3D berpotensi menjadi lebih dari sekadar produk hardware.

Audio Masih Jadi Andalan

Meski menyiapkan kategori baru, Olike tidak meninggalkan bisnis utamanya.

Oscar menilai kategori audio masih akan berkembang pesat.

TWS dan speaker tetap menjadi bagian penting dari portofolio perusahaan.

Di sisi lain, kategori charging juga diperkirakan semakin menarik seiring semakin panjangnya masa penggunaan smartphone.

Charger dan powerbank akan tetap dibutuhkan, terutama ketika konsumen semakin memperhatikan kesehatan baterai perangkat.

Dengan demikian, Olike mencoba menjalankan dua strategi sekaligus: memperkuat kategori yang sudah terbukti sekaligus membuka pintu ke kategori teknologi baru.

Dari TWS hingga printer 3D, benang merahnya tetap sama: menghadirkan teknologi yang dapat digunakan lebih banyak orang dengan harga yang lebih mudah dijangkau.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online