Pasukan Khusus AS Culik Maduro, Trump: Saya Tak Butuh Hukum Internasional!

19 hours ago 5

loading...

Presiden AS Donald Trump sebut dirinya tak butuh hukum internasional terkait penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh pasukan khusus Amerika di Caracas. Foto/White House/Truth Social @realDonaldTrump

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak peduli dengan hukum internasional terkait tindakan pasukan khusus Delta Force yang menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro selama operasi militer singkat di Caracas pekan lalu.

Trump mengatakan hanya moralitasnya sendiri yang dapat menghalangi ambisi globalnya. “Moralitas saya sendiri. Pikiran saya sendiri. Hanya itu yang bisa menghentikan saya,” kata Trump kepada The New York Times, yang dilansir Jumat (9/1/2026).

“Saya tidak butuh hukum internasional. Saya tidak berniat menyakiti orang lain," katanya lagi.

Baca Juga: AS Serang Venezuela dan Culik Maduro, Ini Hukum Internasional yang Dilanggar

Maduro telah muncul di pengadilan Manhattan, New York, untuk pertama kalinya pada Senin lalu. Dalam kondisi diborgol, dia menegaskan dirinya tidak bersalah.

Presiden 63 tahun yang digulingkan AS itu mengenakan pakaian penjara biru dan oranye. Dia memasuki ruang sidang dikawal oleh marshal AS setelah penangkapannya bersama sang istri; Cilia Flores, yang dramatis seperti adegan film Hollywood pada Sabtu pekan lalu.

Dia menyampaikan pernyataan ketidakbersalahannya ketika hakim federal berusia 92 tahun, Alvin Hellerstein, memintanya untuk mengonfirmasi identitasnya.

“Saya presiden Republik Venezuela. Saya di sini diculik. Saya ditangkap di rumah saya di Caracas, Venezuela,” kata Maduro dalam bahasa Spanyol sembari mengenakan headphone hitam untuk terjemahannya sebelum hakim menghentikan pernyataannya.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online