Pengelolaan Sampah Plastik, AQUA dan Citilink Perkuat Ekonomi Sirkular

5 hours ago 6

loading...

AQUA dan Citilink memperkuat kolaborasi Semangat Gerak dengan mengajak masyarakat untuk terus menjelajahi lebih banyak destinasi dengan tetap peduli terhadap lingkungan. Foto/Dok. SindoNews

DENPASAR - AQUA dan Citilink memperkuat kolaborasi Semangat Gerak dengan mengajak masyarakat untuk terus menjelajahi lebih banyak destinasi dengan tetap peduli terhadap lingkungan. Kolaborasi ini diwujudkan melalui inisiatif pengelolaan sampah plastik pascakonsumsi dari aktivitas penerbangan.

Sampah plastik yang terkumpul dalam penerbangan akan dipilah dan disalurkan ke ekosistem daur ulang untuk mendukung pemanfaatan kembali material bernilai ekonomi. Sekaligus mendorong praktik ekonomi sirkular yang lebih luas. Baca juga: Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal

Kampanye Semangat Gerak merupakan kolaborasi antara AQUA dan Citilink yang mendorong masyarakat untuk terus bergerak aktif, sehat, dan bertanggung jawab. Melalui pengembangan inisiatif pengelolaan sampah plastik dari aktivitas inflight, kedua perusahaan ingin menghadirkan contoh kolaborasi lintas industri yang menghubungkan sektor transportasi udara dengan ekosistem daur ulang.

Bali menjadi salah satu rute yang akan menjadi pilot project dari inisiatif ini. ”Di AQUA, kami percaya bahwa mobilitas dan keberlanjutan dapat berjalan berdampingan,” kata CEO Danone Indonesia, Laurent Boissier, Minggu (23/8/2026).

Melalui Semangat Gerak, AQUA ingin menunjukkan bahwa kolaborasi lintas industri dapat menghadirkan solusi yang lebih konkret dalam mendorong ekonomi sirkular. ”Inisiatif ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat pengumpulan dan pengelolaan sampah plastik pascakonsumsi dengan melibatkan mitra dan komunitas lokal,” lanjutnya.

AQUA telah mengembangkan inisiatif pengumpulan dan daur ulang kemasan pascakonsumsi sejak 1993, yang kemudian diperkuat melalui gerakan #BijakBerplastik pada 2018. Saat ini, AQUA bersama para mitra telah mengembangkan ekosistem pengumpulan dan daur ulang yang mencakup bank sampah induk, Recycling Business Unit (RBU), collection center, TPST, dan TPS3R di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui ekosistem tersebut, AQUA bersama para mitranya mengumpulkan lebih dari 51.000 ton sampah plastik per tahun untuk didaur ulang menjadi material bernilai ekonomi. Termasuk sebagai bahan baku kemasan produk baru sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online