PRESIDEN Prabowo Subianto ingin memperbaiki semua pusat kesehatan masyarakat atau Puskesmas di Indonesia. Menurut dia, Puskesmas di Indonesia sudah lama tidak diperbaiki.
Prabowo menyampaikan janjinya saat berkunjung ke Pulau Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada Sabtu, 9 Mei 2026. Ketua Umum Partai Gerindra ini turut meninjau fasilitas Puskesmas di pulau terluar utara Indonesia tersebut.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Prabowo lalu menyoroti banyaknya Puskesmas di Indonesia yang sudah lama tidak diperbaiki. "Saya tadi lihat beberapa tempat Puskesmas, Menteri Kesehatan (Budi Gunadi Sadikin) tadi bisik-bisik ke saya, sekian tahun sejak zaman Pak Harto (Presiden Soeharto), puskesmas belum pernah diperbaiki," kata Prabowo seperti disiarkan Sekretariat Presiden.
Mantan menteri pertahanan ini pun berjanji akan secepatnya mengurusi semua Puskesmas di Indonesia. "Kita perbaiki semua Puskesmas di Indonesia, segera," ucap Prabowo.
Prabowo mengklaim pembenahan fasilitas kesehatan jadi prioritas pemerintah. Dia pun bersyukur dapat melihat langsung kondisi lapangan seperti di Miangas. "Akhirnya bersyukur, saya dapat lihat kondisi semuanya dan mudah-mudahan kita segera akan memperbaiki," tuturnya.
Prabowo berkunjung ke Miangas setelah menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ke-48 Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Cebu, Filipina.
Miangas adalah pulau terdekat dari perbatasan Indonesia dan Filipina. Lokasinya di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Prabowo mendarat di Bandara Miangas pada Sabtu, 9 Mei 2026 sekitar pukul 10.45 WITA. Ketua Umum Partai Gerindra ini didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekteraris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Prabowo tiba di Miangas lewat penerbangan langsung dari Filipina. "Beliau kembali ke Tanah Air hari ini, tapi sebelum ke Jakarta mampir dulu ke beberapa agenda di sana (Miangas)," kata Sugiono seperti disiarkan Sekretariat Presiden pada Sabtu.
Kedatangan Prabowo di Miangas disambut sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. Di antaranya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.
Selain itu, hadir juga Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, hingga Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Tandyo Budi Revita.
.png)















































