Prabowo Rapat Terbatas Bahas Proyek Giant Sea Wall

1 day ago 8

PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas untuk membahas progres proyek giant sea wall atau tanggul laut raksasa. Beberapa pejabat negara yang tampak hadir di Istana Kepresidenan Jakarta di antaranya Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono; serta Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan sekaligus Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa, Didit Herdiawan Ashaf.

“Soal giant sea wall, masih dalam tahap perencanaan dan kami akan mendalami lagi untuk kegiatan-kegiatan yang ada kaitannya dengan konstruksi,“ kata Didit Herdiawan Ashaf seusai rapat di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 20 April 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Meski begitu, Didit mengungkap belum ada keputusan final yang diambil dalam rapat hari ini. Dia berujar, pemerintah masih memperhitungkan kapan pembangunan tanggul raksasa itu dimulai. “Karena kan berkaitan sama resources yang ada,” tutur dia.

Didit menekankan pentingnya pemanfaatan sumber daya sekaligus aspek perlindungan lingkungan dalam konstruksi tanggul laut raksasa ini. “Salah satu yang utama adalah kita bisa memanfaatkan soal lingkungan, jadi kami absorb hal-hal yang ada kaitannya dengan waste,” kata Didit.

Pemerintah berencana membangun tanggul laut sepanjang 535 kilometer dari ujung pesisir Banten hingga Gresik, Jawa Timur seiring dengan ancaman naiknya permukaan laut akibat turunnya permukaan tanah.

Presiden Prabowo pernah mengatakan proyek ini tak bisa lagi ditunda. Ia berujar, proyek tersebut masuk perencanaan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional sejak 1995 atau pada era pemerintahan mertuanya, Soeharto. Adapun menurut Prabowo, anggaran yang diperlukan untuk merealisasikan proyek itu mencapai US$ 80 miliar.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online