Prabowo Setujui Dana Banpres untuk Bangun Flyover di Bekasi

2 hours ago 2

WAKIL Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan memberikan bantuan ratusan miliar untuk pembangunan jalan layang atau flyover di Bekasi menyusul peristiwa kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026.

Menurut Dasco, pemerintah daerah Bekasi telah merencanakan pembangunan flyover Bulak Kapal untuk mengatasi padatnya perlintasan kereta tapi terhalang oleh keterbatasan anggaran.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Saya sudah menyampaikan hal ini kepada Pak Presiden dan minta supaya diberikan Bantuan Presiden agar flyover bisa terealisasi. Dan Pak Presiden Alhamdulillah sudah menyetujui Banpres sebesar Rp 200 miliar,” kata Ketua Harian Partai Gerindra ini saat dihubungi pada Selasa, 28 April 2026.

Dasco menerangkan, flyover itu ditargetkan selesai dibangun dalam empat hingga lima bulan ke depan. Berdasarkan informasi yang diterima Dasco dari Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, keberadaan jalan layang di perlintasan kereta diprediksi dapat mencegah kecelakaan hingga 90 persen.

“Kami mendapatkan informasi dari Wali Kota Bekasi bahwa di tempat terjadinya kecelakaan kereta menabrak taksi itu karena memang perlintasan padat antara dua buah tempat yaitu Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi,” kata Dasco.

Insiden kecelakaan bermula ketika kereta KRL sedang berhenti di jalur 1 Stasiun Bekasi Timur. Kereta itu berhenti akibat adanya gangguan karena di depannya dari arah berlawanan terdapat tabrakan antara kereta dengan sebuah mobil taksi. 

Kemudian tidak lama tampak KA Argo Bromo Anggrek melaju dari arah belakang dan langsung menghantam badan kereta tersebut. Tabrakan itu membuat badan kereta Commuter Line di gerbong khusus wanita menjadi ringsek. Ada 14 korban jiwa yang seluruhnya merupakan perempuan dan 84 orang lainnya luka-luka.

Prabowo telah menyampaikan akan memberikan bantuan untuk pembuatan jalan layang di lintasan kereta api. Ketua Partai Gerindra ini menilai banyak perlintasan kereta api yang tidak memiliki sistem keamanan secara memadai.

“Pemerintah daerah Bekasi telah mengajukan dibuat flyover karena Bekasi ini juga padat dan keperluan kereta api itu sangat penting, sangat mendesak. Jadi saya sudah setujui segera dibangun flyover, langsung oleh bantuan Presiden,” kata dia menjenguk para korban kecelakaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa pagi.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online