Pramono Anung: Longsor Gunung Sampah Bantar Gebang Akibat Hujan Ekstrem

5 hours ago 7

loading...

Gubenur DKI Jakarta Pramono Anung gunungan sampah di TPST Bantar Gebang, Kota Bekasi longsor akibat hujan ekstrem. Foto/SindoNews.

JAKARTA - Gubenur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya lima orang dalam insiden longsornya gunungan sampah di TPST Bantar Gebang , Kota Bekasi. Peristiwa yang terjadi sore kemarin itu dipicu hujan ekstrem sehingga menyebabkan tumpukan sampah mengalami longsor.

Pramono menambahkan, longsoran itu membuat tertutupnya akses Jalan operasional truk pengangkut sampah. Serta menimbun Sungai Ciketing sepanjang 40 meter.

"Peristiwa longsor tersebut di zona 4A pada pukul 14.30 diduga dipicu oleh hujan ekstrem pada hari Minggu yang menyebabkan jalan operasional dan sungai Ciketing sepanjang 40 meter tertutup sampah," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (9/3/2026).

Baca juga: 13 Orang Jadi Korban Longsor TPST Bantargebang, Berikut Ini Identitasnya

Pascakejadian ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta langsung mengaktifkan operasi tanggap darurat sejak kemarin malam. Operasi ini untuk memastikan keselamatan petugas dan penanganan korban terdampak.

"Penanganan dilakukan oleh tim gabungan lintas instansi, melibatkan Basarnas, Polda Metro Jaya, TNI, BPBD DKI Jakarta dan Kota Bekasi, Damkar, serta aparat di wilayah setempat. dengan dukungan 19 ekskavator alat berat dan tujuh unit ambulans yang dioperasikan pada saat proses evakuasi," sambungnya.

Lihat video: Gunungan Sampah di TPST Bantargebang Longsor, 3 Truk Tertimbun

Sekadar informasi, longsor Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang , Kota Bekasi, Jawa Barat, terjadi pada Minggu, 8 Maret 2026malam. Sebanyak 13 orang dikabarkan menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

(cip)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online