Rekor Baru CPU Desktop: Overclock Tembus 9,13 GHz dengan Helium Cair

9 hours ago 1

Selular.id – Seorang overclocker asal China berhasil memecahkan rekor kecepatan prosesor desktop dunia dengan mencapai 9,13 GHz menggunakan CPU Intel Core i9-14900KF. Pencapaian ini mengungguli rekor sebelumnya yang hanya 9,12 GHz dan dilakukan dengan sistem pendingin helium cair untuk mengatasi panas berlebih.

Overclocker yang dikenal dengan nama “wytiwx” ini berhasil mendorong kecepatan clock CPU Intel Core i9-14900KF hingga 9.130,33 MHz atau setara 9,13 GHz. Padahal, prosesor tersebut secara default hanya memiliki kecepatan base 3,2 GHz dan boost maksimal 5,6 GHz. Artinya, wytiwx berhasil meningkatkan performa hampir tiga kali lipat dari kecepatan standar.

Menurut data dari HWBot, platform yang memverifikasi hasil overclocking global, rekor wytiwx telah terverifikasi resmi dan berhasil menggeser posisi overclocker sebelumnya, “elmor”, yang hanya mencapai 9.117,75 MHz dengan CPU Intel Core i9-14900KS. Selisihnya tipis, hanya 12,58 MHz, namun cukup untuk menempatkan wytiwx di puncak peringkat.

Kunci keberhasilan overclocking ekstrem ini terletak pada sistem pendingin berbahan helium cair. Suhu helium cair dapat mencapai -269 derajat Celcius, sehingga mampu meredam panas berlebih yang dihasilkan prosesor saat dipaksa bekerja di luar batas normal. Tanpa pendingin khusus seperti ini, CPU berisiko mengalami kerusakan permanen akibat panas berlebih.

Selain pendingin, wytiwx juga menggunakan tegangan listrik yang cukup tinggi, yaitu 1,388 volt. Bandingkan dengan penggunaan normal CPU yang biasanya hanya membutuhkan 1 volt untuk tugas ringan atau 1,25 volt untuk beban menengah hingga berat. Tegangan tinggi ini diperlukan untuk menjaga stabilitas prosesor pada kecepatan clock yang sangat tinggi.

CPU Intel Core i9-14900KF yang digunakan dalam eksperimen ini memiliki 8 core performa (P-Cores) dan 16 core efisiensi (E-Cores). Namun, wytiwx hanya memanfaatkan P-Cores saja selama proses overclocking, kemungkinan untuk memfokuskan sumber daya pada performa maksimal.

Overclocking ekstrem seperti ini tentu tidak ditujukan untuk penggunaan sehari-hari. Namun, pencapaian semacam ini menunjukkan potensi tersembunyi dari hardware yang selama ini mungkin belum sepenuhnya tergali. Dalam dunia teknologi, eksperimen semacam ini sering menjadi inspirasi bagi pengembangan pendingin dan manajemen thermal yang lebih baik di masa depan.

Selain sistem pendingin, konfigurasi hardware pendukung juga memegang peranan penting. Menurut laporan dari Tom’s Hardware, wytiwx menggunakan kombinasi motherboard, power supply, dan komponen lain yang dirancang khusus untuk menangani beban overclocking ekstrem. Detail konfigurasi ini menjadi kunci sukses di balik tercapainya rekor dunia tersebut.

Overclocking bukanlah hal baru dalam dunia komputer. Sejak era prosesor klasik, komunitas overclocker terus berkompetisi untuk mendorong batas kemampuan hardware. Namun, pencapaian di atas 9 GHz masih termasuk langka dan hanya mungkin dilakukan dengan teknologi pendingin mutakhir serta komponen berkualitas tinggi.

Di Indonesia, minat terhadap overclocking juga terus berkembang, meski mungkin belum setingkat di tingkat dunia. Beberapa brand lokal seperti Axioo turut mendukung pengembangan talenta teknologi, termasuk dalam eksplorasi performa hardware.

Meski rekor ini dicapai dalam kondisi khusus, ia memberikan gambaran tentang sejauh mana teknologi prosesor modern dapat dipacu. Bagi industri, temuan seperti ini dapat menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan produk masa depan, termasuk dalam hal efisiensi thermal dan manajemen daya.

Konfigurasi hardware yang dipakai wytiwx untuk overclocking CPU Intel Core i9-14900KF dengan kecepatan clock 9.130,33 MHz.

Perkembangan teknologi pendingin seperti helium cair juga membuka peluang baru bagi industri high-performance computing. Dalam beberapa tahun terakhir, kita melihat semakin banyak inovasi di bidang cooling system, tidak hanya untuk overclocking tetapi juga untuk server dan komputasi ilmiah.

Bagi pengguna biasa, overclocking ekstrem mungkin tidak praktis. Namun, tersedianya perangkat dengan performa yang semakin terjangkau membuat eksplorasi semacam ini semakin mungkin diakses oleh lebih banyak orang.

Ke depan, bukan tidak mungkin rekor ini akan kembali dipecahkan oleh overclocker lain dengan teknik dan teknologi yang lebih mutakhir. Komunitas overclocking global terus berinovasi, dan setiap pencapaian baru menjadi tonggak perkembangan teknologi komputasi secara keseluruhan.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online