Sinyal Legendaris Golden Cross Bitcoin Muncul Kembali, BTC Siap Cetak Rekor Tertinggi Baru?

2 weeks ago 15

Jakarta, Pintu News – Pasar Bitcoin kembali mendapatkan perhatian karena sedang mengalami sejumlah indikator teknikal penting dan peristiwa makro.

Optimisme meningkat setelah Presiden Donald Trump mencalonkan ekonom pro-Bitcoin, Stephen Miran, untuk menjadi anggota Dewan Gubernur Federal Reserve.

Kebangkitan tren historis, termasuk terbentuknya golden cross, serta perubahan kebijakan turut meningkatkan fokus pada prospek jangka menengah Bitcoin, menurut laporan Coingape.

Analis Perhatikan Pengulangan Golden Cross untuk Lonjakan Harga Bitcoin

Menurut Merlijn The Trader, seorang analis pasar, Bitcoin baru saja membentuk golden cross pada grafik mingguan — pola yang ia sebut sebagai “sinyal yang tak pernah meleset.”

Baca juga: Harga Bitcoin Melonjak ke Level $121.000 Hari Ini (11/8/25): Kemana Arah BTC Selanjutnya?

Ia menyoroti bahwa golden cross sebelumnya pada tahun 2016, 2017, dan 2020 disertai reli masing-masing sebesar 139%, 2200%, dan 1190%. Menurutnya, pola yang sama kembali terbentuk pada tahun 2025 dengan struktur dan momentum yang serupa.

BITCOIN JUST SENT THE SIGNAL THAT NEVER MISSES.

When $BTC prints the Golden Cross, it doesn’t walk, it explodes:

139% in 2016
2200% in 2017
1190% in 2020

Now? 2025 is next in line.
Same setup. Same signal. Same rocket fuel.

Miss it now and you’ll regret it for years. pic.twitter.com/JyvhrQN0V5

— Merlijn The Trader (@MerlijnTrader) August 8, 2025

Konsistensi sejarah tersebut membuatnya memperkirakan bahwa sinyal ini kembali dapat menjadi bahan bakar utama kenaikan harga. Oleh karena itu, proyeksi jangka panjang harga Bitcoin menjadi semakin optimistis seiring kemunculan kembali pola ini.

Pada grafik harian, Bitcoin diperdagangkan di atas garis tren naik yang sejauh ini bertahan sejak April. Harga baru saja memantul dari kisaran $112 ribu dan saat ini berada di sekitar $116 ribu, dengan $117,5 ribu sebagai resistensi terdekat di sekitar level Fibonacci 0,236.

Jika berhasil menembus zona ini, target berikutnya berada di $121 ribu dan $123,8 ribu yang masing-masing mewakili ekstensi Fibonacci 0,382 dan 0,5. Indeks RSI berada di 53, menunjukkan momentum netral dan belum berada di area overbought.

Sumber: TradingView via Coingape

Namun, kegagalan mempertahankan posisi di atas garis tren dapat memicu koreksi kembali ke level $112 ribu. Dengan demikian, arah pergerakan Bitcoin selanjutnya sangat bergantung pada kemampuan bulls untuk tetap bertahan di atas struktur kunci ini.

Apakah Reli Bitcoin Sudah Berakhir atau Masih Ada Lonjakan?

Metrik on-chain turut memperkuat narasi bullish, dengan rasio Stock-to-Flow (S2F) mencapai rekor baru di angka 154. Angka ini menunjukkan bahwa Bitcoin semakin langka, yang umumnya menandakan siklus permintaan yang kuat.

Pada saat yang sama, MVRV Z-score berada di level 2,667, yang belum menunjukkan kondisi panas (overheated), sehingga masih ada ruang untuk pertumbuhan tanpa memicu risiko pasar maksimum. Kondisi seperti ini biasanya terlihat pada tahap awal fase ekspansi.

Dengan demikian, fundamental on-chain mendukung pandangan positif jangka panjang. Bersama indikator makro dan teknikal, posisi Bitcoin saat ini mengindikasikan adanya peluang terjadinya reli besar berikutnya.

Baca juga: 2 Crypto AI yang Jadi Perhatian Setelah ChatGPT OpenAI Luncurkan GPT-5, Kenapa?

Sumber: Santiment

Kesimpulannya, dengan berbagai sinyal bullish yang bermunculan, Bitcoin tampak bersiap menuju potensi breakout baru. Golden cross, perubahan kebijakan makro, dan pola on-chain yang solid menjadi lapisan dukungan tambahan.

Namun, mempertahankan level kunci pada garis tren tetap krusial untuk mengonfirmasi kelanjutan kenaikan. Jika kondisi ini berlanjut, harga Bitcoin berpotensi bergerak signifikan dalam beberapa bulan mendatang.

Nominasi Anggota The Fed oleh Trump Dorong Prospek Kebijakan Pro-Crypto

Lebih lanjut, pencalonan Stephen Miran — seorang pendukung Bitcoin — sebagai anggota Dewan Gubernur Federal Reserve memberi dorongan pada sentimen pro-crypto.

Miran dikenal mendukung penurunan suku bunga serta penggunaan aset digital, sejalan dengan harapan investor akan lingkungan kebijakan yang lebih ramah terhadap kripto.

Di masa lalu, kondisi moneter yang lebih longgar terbukti menguntungkan bagi Bitcoin dan aset berisiko lainnya, terutama pada awal siklus bull. Nominasi ini menambah kekuatan pada struktur bullish yang ada, memberikan dukungan makro tambahan terhadap arah pergerakan Bitcoin.

Dengan demikian, perubahan kebijakan berpotensi menjadi angin pendorong (tailwind) di kuartal IV, yang dipandang para trader sebagai pelengkap yang solid bagi momentum teknikal.

Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga bitcoin hari iniharga solana hari inipepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online