Sita 86 CCTV, Polisi Temukan 2.610 Gambar Terkait Kasus Penyiraman Aktivis Kontras

11 hours ago 6

loading...

Polda Metro Jaya telah menyita 86 rekaman CCTV dan mendapatkan 2.160 gambar terkait kasus penyiraman aktivis Kontras, Andrie Yunus. Foto/SindoNews

JAKARTA - Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin menyebutkan, telah menyita 86 rekaman CCTV dan mendapatkan 2.160 gambar terkait kasus penyiraman aktivis Kontras, Andrie Yunus. Saat ini, video berdurasi 10.320 menit itu tengah diteliti lebih lanjut.

"Kami melakukan upaya penyelidikan, melakukan analisis terhadap CCTV dan analisis terhadap saluran komunikasi yang ada. Ada 86 titik kamera pengawas yang kami ambil sehubungan dengan titik-titik di mana diduga para pelaku penyiraman ini berangkat dan kembalinya," ujarnya, Senin (16/3/2026).

Menurut Iman, dari puluhan rekaman CCTV itu, 7 titik diamankan dari ETLE, 27 titik diambil dari Diskominfotik , 8 titik dari Dinas Perhubungan (Dishub), hingga ada 44 titik CCTV dari warga. CCTV di rumah warga, perkantoran, atau bangunan lain yang itu diamankan karena mereka ada di sekitar jalur pelintasan pelaku.

Baca juga: Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras Diduga 4 Orang Pakai 2 Motor

"Dari 86 titik kamera pengawas yang kami analisa, ada 2.610 gambar dalam bentuk video, dengan durasi 10.320 menit. Sehingga kami membutuhkan waktu cukup beberapa hari ini dalam menganalisa digital terhadap video rekaman CCTV yang ada di sepanjang jalur yang dilintasi oleh pelaku," tuturnya.

Lihat video: PBB Soroti Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras, Desak Pelaku Diadili

Iman menambahkan, terduga pelaku berjumlah 4 orang, yang mana 2 pelaku menaiki sepeda motor. Dua pelaku lainnya berada dalam satu motor pula.

"Kemudian untuk yang satu kendaraan lainnya yang ditumpangi oleh dua orang, OTK 3 dan OTK 4, ini dari lokasi kejadian yang bersangkutan tidak berputar arah tapi lurus, menuju Jalan Pramukasari 2. Nah dari Jalan Pramukasari 2 selanjutnya menuju Matraman dan dari Matraman termonitor dari CCTV menuju wilayah Jatinegara. Selanjutnya di Jalan Otista Iskandar Dinata, Jakarta Timur," katanya.
Ari Sandita - Sindonews

(cip)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online