Timnas Indonesia Jangan Hanya Kejar Poin Ranking FIFA di FIFA ASEAN Cup 2026

11 hours ago 6

Bola.com, Jakarta - Pengamat sepak bola nasional, Luciano Leandro, meminta Timnas Indonesia tidak memandang FIFA ASEAN Cup 2026 hanya sebagai ajang untuk mendulang poin ranking FIFA semata.

Turnamen anyar garapan FIFA tersebut dijadwalkan berlangsung pada 25 September hingga 4 Oktober 2026.

Pada ajang itu, Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Divisi Premier.

Sejumlah negara kuat di kawasan Asia Tenggara dikabarkan ambil bagian. Statusnya sebagai turnamen dalam kalender resmi FIFA membuat persaingan dipastikan berlangsung ketat.

"Ya, karena turnamen ini masuk kalender resmi FIFA, tentu setiap pertandingan memiliki nilai kompetitif dan dapat memberikan pengaruh terhadap ranking FIFA Indonesia. Jadi, tentu saja poin dan ranking tetap penting," ujar Luciano kepada Bola.com, Minggu (16-8-2026).

Timnas Indonesia saat ini menempati peringkat ke-118 dunia berdasarkan ranking FIFA per 8 Agustus 2026. Skuad asuhan John Herdman tersebut mengoleksi 1.157,05 poin.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tak Sekadar Kejar Ranking FIFA

Meski begitu, Luciano mengingatkan Timnas Indonesia agar tidak menjadikan perburuan poin FIFA sebagai satu-satunya tujuan. Menurutnya, turnamen tersebut harus dimanfaatkan untuk membangun tim yang lebih solid.

"Tetapi, menurut saya, jangan melihat turnamen ini hanya sebagai cara untuk mengejar poin FIFA. Yang lebih penting adalah bagaimana Indonesia menggunakan ajang ini untuk membangun tim yang lebih matang, kompetitif, dan memiliki kedalaman skuad," katanya.

FIFA ASEAN Cup 2026 juga bisa jadi panggung bagi pelatih untuk memberikan kesempatan kepada lebih banyak pemain. Termasuk para talenta muda yang berpotensi memperkuat Timnas Indonesia.

"Indonesia harus berani memberikan kesempatan kepada pemain-pemain yang memiliki kualitas, termasuk pemain muda yang potensial tetapi tetap dengan standar kompetisi yang tinggi," ucap Luciano.

Bagian dari Proses Menuju Level Asia

Indonesia menyiapkan dua stadion untuk FIFA ASEAN Cup 2026, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Ajang ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk bangkit usai kegagalan di Piala AFF 2026. Dengan status tuan rumah, skuad Garuda diharapkan tampil lebih garang.

"Kalau kita ingin Indonesia terus berkembang dan memiliki target besar di level Asia bahkan Piala Dunia, setiap pertandingan resmi FIFA harus menjadi bagian dari proses pembangunan sepak bola nasional," tutur Luciano.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online