Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu

4 hours ago 6

loading...

Presiden AS Donald Trump ragu Iran akan mendapatkan dana rekonstruksi USD300 miliar atau lebih dari Rp5.312 triliun seperti dalam MoU. Foto/NDTV

WASHINGTON - Wakil Presiden (Wapres) Amerika Serikat (AS) J.D. Vance pada hari Senin mengatakan Iran bisa mengakses dana rekonstruksi sebesar USD300 miliar (lebih dari Rp5.312 triliun) berdasarkan kesepakatan damai dengan AS jika Teheran memenuhi kewajibannya yang diuraikan dalam kesepakatan tersebut. Dana itu akan berasal dari negara-negara Teluk.

Dalam wawancara dengan Ed O’Keefe dari CBS News, Vance berkata, “Nah, Ed, itu adalah hal yang bisa mereka akses, didanai oleh Koalisi Pantai Teluk, selama mereka menghormati bagian kewajiban mereka.”

Baca Juga: AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel

“Saya pikir salah satu hal yang akan Anda lihat, Ed—dan orang-orang harus skeptis terhadap hal ini—adalah bahwa kelompok garis keras dalam sistem Iran akan terlalu menekankan manfaat yang diperoleh Iran, sementara meremehkan semua hal yang harus mereka konsesikan, dan semua hal yang harus mereka berikan, untuk mendapatkan manfaat tersebut,” ujar Vance.

Syarat-syarat kesepakatan damai belum dirilis, tetapi detail tentang memorandum tersebut akan dikeluarkan pada hari Selasa atau Rabu, menurut pejabat senior AS.

Pemerintahan Presiden Donald Trump juga mengatakan akan menerbitkan teks lengkap kesepakatan tersebut pada hari Jumat, dengan menyoroti konsesi yang dibuat oleh mitra-mitranya di luar negeri.

Vance mengatakan bahwa Iran setuju untuk menyerahkan persediaan uranium yang diperkaya, mengizinkan inspeksi rutin fasilitasnya, dan tidak mengejar pembuatan atau pembelian senjata nuklir.

Sementara itu, Presiden Donald Trump ragu Iran akan mendapatkan dana rekonstruksi USD300 miliar. Sebaliknya, lanjut dia, Iran telah setuju untuk tidak akan pernah memperoleh senjata nuklir.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online