loading...
Pentagon tuduh mantan sekretaris Angkatan Udara AS Frank Kendall bocorkan rahasia negara setelah dia ungkap kelemahan Air Force One Presiden Donald Trump. Foto/The White House
WASHINGTON - Pentagon telah mencabut izin keamanan mantan sekretaris Angkatan Udara Amerika Serikat (AS), Frank Kendall. Tindakan ini diambil setelah Kendall dituduh telah membocorkan informasi rahasia negara.
Tuduhan itu terkait pengungkapannya soal kelemahan pesawat kepresidenan Donald Trump atau Air Force One pemberian Qatar.
Baca Juga: Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
"Tindakan ini diambil menyusul pengungkapan informasi rahasia tanpa izin olehnya kepada sebuah media massa mengenai kemampuan Air Force One," kata juru bicara Pentagon, Sean Parnell, dalam sebuah pernyataan di X.
"Menjaga informasi rahasia adalah kewajiban yang tidak bisa ditawar. Mereka yang melanggar kepercayaan tersebut akan kehilangan hak istimewa akses serta peran apa pun yang mensyaratkan akses tersebut," ujarnya, seperti dikutip Russia Today, Sabtu (8/8/2026).
Keputusan Pentagon ini muncul setelah sejumlah media melaporkan bahwa pesawat Boeing 747-8 mewah yang telah dimodifikasi—yang dihadiahkan oleh pemerintah Qatar kepada Trump tahun lalu—tidak memiliki kemampuan keamanan dan pertahanan yang setara dengan pesawat Air Force One yang lama.
MS NOW dan The New York Times melaporkan bahwa pada bulan lalu Trump menukar pesawat pemberian Qatar tersebut dengan pesawat Air Force One yang asli untuk penerbangan dari KTT NATO di Turki menuju Inggris, di tengah kekhawatiran adanya rencana Iran untuk mencelakai dirinya.
Bulan lalu, Departemen Kehakiman mengeluarkan surat panggilan pengadilan (subpoena) kepada para wartawan The New York Times setelah surat kabar tersebut menerbitkan berita yang merinci kekhawatiran keamanan terkait pesawat itu.
.png)






























:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7336618/original/055797600_1780120424-20260530_105918.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8150672/original/053064500_1781004160-ChatGPT_Image_Jun_9__2026__06_20_55_PM.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/8219231/original/099371400_1781078947-AA-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7168704/original/085767200_1779959562-ChatGPT_Image_May_28__2026__04_11_01_PM.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7160411/original/076345400_1779949918-SnapInsta.to_707308933_18589297831060813_2889981818164677035_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/8232855/original/095362900_1781093208-20260609BL_Timnas_Indonesia_Vs_Mozambik_FIFA_Matchday_2026-13.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7591053/original/027682300_1780373467-Media_2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8030823/original/016638800_1780872304-ChatGPT_Image_Jun_8__2026__05_35_24_AM.jpg)