Apa Itu Acubi? Tren Fashion Ala Y2K yang Lagi Populer di Kalangan Gen Z Korea

9 hours ago 7

Apa Itu Acubi? Tren Fashion Ala Y2K yang Lagi Populer di Kalangan Gen Z Korea

Media sosial belakangan dipenuhi dengan tren fashion bernuansa abu-abu, celana cargo yang longgar, hingga hoodie berukuran besar disertai atasan ketat berlapis. Jika Anda melihat hal ini, kemungkinan mereka menampilkan gaya Acubi.

Gaya berpakaian dari Korea Selatan kini berkembang menjadi tren bagi Gen Z, termasuk Acubi. Meski sering dikaitkan dengan Y2K, tren fashion satu ini sebenarnya punya perbedaan, yakni gaya pakaian yang lebih santai, minimalis, dan tidak terlalu mencolok.

CNA mengungkapkan bahwa tren Acubi kini tak hanya terlihat di jalanan Seoul, tetapi kini juga menyebar ke berbagai negara melalui media sosial, budaya K-Pop hingga industri fashion global.

Lantas apa sebenarnya Acubi dan mengapa tren fashion ini sangat digemari Gen Z? Berikut merupakan ulasannya.


Acubi: Fashion Gabungan Y2K dan Streetwear

Acubi disebut sebagai tren fashion yang menggabungkan unsur Y2K, streetwear Korea, sentuhan grunge yang lembut, serta penggunaan pakaian berlapis yang terlihat santai.

Nama Acubi sebenarnya berasal dari label fashion asal Korea Selatan, Acubi Club. Gaya khas dari merek itu sangat banyak diikuti hingga akhirnya membuat nama Acubi berkembang menjadi istilah untuk menggambarkan keseluruhan estetika fashion tersebut.

Ciri khas tren fashion ini terletak pada permainan siluet. Atasan umumnya dibuat lebih pas di tubuh, sementara bawahan tampil lebih longgar. Tampilan ini kemudian diperkaya dengan teknik layering atau penggunaan beberapa lapis pakaian sekaligus.

Warna yang digunakan untuk gaya Acubi pun cenderung netral, seperti abu-abu, hitam pudar, khaki, hingga putih gading dan cokelat yang lembut.

Hasil akhir dari Acubi adalah penampilan yang terlihat santai tetapi tetap terasa stylish. Acubi kemudian punya perbedaan signifikan dari Y2K yang identik dengan warna cerah dan kesan glamor ala tahun 2000-an.

Acubi menghadirkan versi lebih lembut dibandingkan dengan gaya Y2K, membuat mereka yang menampilkan gaya ini tak terlalu menarik perhatian tapi tetap tampil keren. Kombinasi warna kalem dan pilihan pakaian yang nyaman kemudian menjadi daya tarik Acubi.

Popularitas Acubi kemudian tak lepas dari perubahan cara generasi muda, khususnya Gen Z, melihat fashion masa kini. Setelah estetika fashion selama bertahun-tahun menghadirkan tren pakaian serba mencolok, banyak anak muda yang kini memilih gaya nyaman dan santai.

Acubi yang menghadirkan gaya santai dan kalem dianggap menjawab kebutuhan anak muda. Selain mudah untuk dipadupadankan, gaya Acubi juga relatif mudah ditiru tanpa perlu membeli barang-barang mewah.

Selain gaya yang santai, fleksibilitas Acubi juga menjadi faktor lain yang membuat gaya fashion ini semakin populer. CNA pun melaporkan bahwa tagar Acubi di TikTok telah menghasilkan lebih dari 420 juta tayangan.

Popularitas Acubi pun semakin meningkat dengan didukung oleh budaya K-Pop, seperti NewJeans yang punya tampilan khas dengan pakaian serba longgar hingga Jennie BLACKPINK yang kerap mengombinasikan atasan ketat dan celana longgar.

Cara Memakai Acubi

Meski terlihat sederhana dan santai, Acubi punya formula tersendiri. Kunci dari gaya ini adalah menyeimbangkan pakaian yang pas di tubuh dengan pakaian lain yang lebih longgar.

Contohnya adalah memadukan tank top atau rajut pendek dengan celana cargo lebar, atau menggunakan hoodie berukuran besar di atas atasan yang pas dengan tubuh.

Selain itu, pemilihan warna juga punya peran penting. Usahakan untuk menggunakan warna kalem seperti abu-abu, hitam pudar, atau putih gading. Kombinasi warn ini bisa menciptakan penampilan serasi meski menggunakan beberapa lapis pakaian.

Trik utama dari gaya fashion ini adalah membuat pakaian seolah dipilih tanpa banyak usaha meski sebenarnya sudah dipilih secara detail sebelum dipakai.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online