APHI dan GAPKI Kompak Imbau Anggota Perkuat Pencegahan Karhutla

6 hours ago 6

loading...

Karhutla yang semakin mengganas mengancam permukiman warga di Desa Arisan Jaya dan Ibul Besar 3, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Sabtu (8/8/2026). Foto/SindoNews/Mushaful Imam

JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia ( APHI ) dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia ( GAPKI ) mengimbau seluruh perusahaan anggotanya meningkatkan kesiapsiagaan serta melakukan langkah-langkah nyata untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan ( karhutla ). Terutama di wilayah yang menghadapi musim kemarau dan memiliki tingkat kerawanan kebakaran tinggi.

Ketua Umum APHI Soewarso mengatakan pencegahan karhutla harus menjadi prioritas seluruh perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH). Setiap anggota APHI diminta memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, sistem deteksi dini, patroli, serta koordinasi dengan masyarakat dan pemerintah daerah. Baca juga: Prabowo Instruksikan Penanganan Maksimal Kebakaran Hutan dan Lahan Dampak El Nino

“Kami mengimbau seluruh anggota APHI meningkatkan kewaspadaan dan tidak menunggu sampai terjadi kebakaran. Lakukan deteksi dini, patroli rutin, pengecekan sumber air, kesiapan peralatan dan personel, serta segera merespons setiap titik panas yang terpantau,” kata Soewarso, Kamis (13/8/2026).

Menurut dia, perusahaan juga perlu memperkuat koordinasi dengan Manggala Agni, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta perusahaan lain yang memiliki areal berdekatan. Koordinasi tersebut diperlukan karena karhutla tidak mengenal batas administratif maupun batas konsesi.

Soewarso juga meminta anggota APHI meningkatkan pembinaan terhadap masyarakat di sekitar areal kerja melalui edukasi pembukaan lahan tanpa bakar, penguatan Masyarakat Peduli Api atau Desa Peduli Api, patroli bersama, serta pemberdayaan ekonomi alternatif.

“Pencegahan karhutla tidak dapat hanya dilakukan dari dalam areal perusahaan. Masyarakat harus dilibatkan sebagai mitra utama karena mereka merupakan pihak yang berada paling dekat dengan lokasi dan dapat menjadi garda terdepan dalam mendeteksi serta mencegah kebakaran,” ujarnya.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online