loading...
AS akhirnya setujui penjualan 48 unit jet tempur siluman F-35 ke Arab Saudi meski komunitas intelijen Amerika khawatir rahasia teknologi F-35 dicuri China melalui spionase. Foto/US Air Force/Senior Airman Ashley Talley
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) telah menyetujui penjualan 48 unit jet tempur siluman F-35 ke Arab Saudi. Keputusan ini diumumkan Departemen Keuangan Amerika pada hari Kamis di tengah kekhawatiran komunitas intelijen Washington bahwa rahasia teknologi pesawat itu bisa dicuri China melalui aktivitas spionase di kerajaan tersebut.
Nilai penjualan 48 jet tempur F-35 dan paket terkait lainnya mencapai USD24,3 miliar atau lebih dari Rp431,3 triliun (kurs Rp17754/USD).
Baca Juga: Arab Saudi Akan Beli 48 Jet Tempur Siluman F-35, Intelijen AS Khawatir China Curi Teknologinya
Kesepakatan ini menjadi pembelian senjata besar terbaru Arab Saudi sejak pecahnya perang Iran melawan AS dan Israel.
Arab Saudi telah lama berupaya mendapatkan jet tempur F-35. Namun, para pejabat Israel—yang saat ini menjadi satu-satunya negara di Timur Tengah yang mengoperasikan jet tersebut—menyuarakan kekhawatiran atas rencana penjualan F-35 kepada Riyadh, meskipun terdapat dorongan agar Arab Saudi menormalisasi hubungan dengan Israel.
"Penjualan yang diusulkan ini akan meningkatkan kemampuan Arab Saudi dalam menangkal ancaman saat ini maupun di masa depan dengan memperkuat pertahanan wilayahnya serta meningkatkan interoperabilitas dengan pasukan Amerika Serikat," kata Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan.
"Kesepakatan tersebut juga akan menambah armada pesawat operasional Arab Saudi serta meningkatkan kemampuan pertahanan udara-ke-udara dan udara-ke-darat," lanjut pernyataan itu, yang dikutip AFP, Jumat (18/9/2026).
Departemen Luar Negeri AS telah memberi tahu Kongres mengenai rencana penjualan tersebut. Kesepakatan itu masih membutuhkan persetujuan para anggota parlemen AS. Washington belum memberikan jadwal pengiriman jet-jet tersebut.
.png)































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9337844/original/002418600_1788259594-0L5A0298.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4079792/original/044506900_1657030031-IMG_20220705_201041.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336928/original/052082000_1788222063-Gemini_Generated_Image_ctt9wmctt9wmctt9.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337949/original/038835400_1788266026-Muhammad_Isfandyar_Abdillah_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336758/original/034311900_1788175118-indo_2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9334902/original/057214100_1787904674-1000420049.jpg)


