loading...
Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei menyatakan bangsa Iran telah mengalahkan AS setelah berhasil memadamkan kerusuhan, yang menurutnya didalangi AS. Foto/X @khamenei_ir
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan Iran telah menang atas Amerika Serikat (AS) dengan mengekang protes kekerasan yang melanda negara Islam tersebut.
Demonstrasi pecah di seluruh Iran pada akhir Desember karena inflasi tinggi dan masalah ekonomi lainnya, tetapi segera berkembang menjadi protes anti-pemerintah yang lebih luas dengan bentrokan yang menewaskan ratusan orang, termasuk pasukan keamanan dan para perusuh.
Namun, awal pekan lalu, pihak berwenang di Teheran mengumumkan bahwa mereka telah mengendalikan situasi, dengan ketenangan kembali ke kota-kota besar di negara itu.
Baca Juga: Trump Batal Serang Iran, tapi Serukan Kekuasaan Khamenei Diakhiri
Dalam serangkaian unggahan di X, Khamenei menuduh AS dan Israel sebagai dalang kerusuhan tersebut, sambil menunjuk Washington sebagai pelaku utama.
“AS telah melakukan persiapan ekstensif untuk mengatur pemberontakan ini. Pemberontakan ini adalah pendahuluan untuk rencana yang lebih besar. Bangsa Iran mengalahkan AS,” tulis Khamenei, seperti dikutip dari Reuters, Senin (19/1/2026).
"[Presien AS] Donald Trump sendiri terlibat dalam pemberontakan,” imbuh Khamenei, merujuk pada janji Trump kepada para demonstran bahwa “bantuan sedang dalam perjalanan” dan pengerahan kapal induk Amerika ke Timur Tengah.
Reuters melaporkan pada Rabu lalu bahwa serangan AS terhadap Iran akan segera terjadi. Namun, serangan itu akhirnya tidak terjadi, dengan Trump kemudian mengatakan bahwa dia telah memutuskan untuk membatalkannya setelah mengetahui bahwa Teheran telah membatalkan rencananya untuk mengeksekusi para perusuh yang lebih brutal yang ditahan selama kerusuhan.
.png)

















































