Bangun Storage LNG di Serangan, Negara Setiap Tahun Bisa Hemat Rp8,4 Triliun

7 hours ago 9

loading...

Rencana pembangunan terminal khusus (storage) Liquefied Natural Gas (LNG) berkapasitas 145.000 m3 di kawasan Pantai Serangan dinilai bisa memangkas ketergantungan impor BBM. Foto/Dok

JAKARTA - Rencana pembangunan terminal khusus (storage) Liquefied Natural Gas (LNG) berkapasitas 145.000 m3 di kawasan Pantai Serangan, Denpasar, Bali, dinilai sebagai langkah strategis untuk memangkas ketergantungan pada Bahan Bakar Minyak (BBM) impor. Selain itu program transisi energi ini juga sekaligus mendukung visi pariwisata berkelanjutan.

Berdasarkan data di lapangan, konsumsi solar di Bali saat ini mencapai 500.000 Metrik Ton (MT) per tahun, menempatkan provinsi ini sebagai salah satu konsumen solar terbesar di Indonesia. Dengan harga keekonomian saat ini, biaya yang dihabiskan untuk pasokan solar tersebut menyentuh angka fantastis, yakni sekitar Rp8,3 triliun.

Peralihan ke LNG bukan hanya soal efisiensi anggaran, tetapi juga sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan energi dan mengurangi impor BBM secara nasional hingga 20%.

Baca Juga: Indonesia Sibuk Cari Sumber Baru Impor BBM: Dari Amerika Butuh Waktu 40 Hari, Timteng 3 Pekan

"Bayangkan, dengan adanya storage LNG di Serangan ini, negara bisa menghemat hingga USD500 juta (setara Rp8,4 triliun) per tahun. Dan yang paling penting, LNG ini bukan komoditas impor yang rentan gejolak geopolitik. Ini murni dihasilkan dari bumi Indonesia, dari ladang Tangguh di Papua," kata Praktisi Bisnis Energi alumni Institut Teknologi Bandung (ITB), Dicky Ahmad Gustyana dalam keterangannya dikutip, Jumat (10/4/2026).

Ia menambahkan, ketergantungan pada BBM impor sering kali menjadi bumerang bagi neraca perdagangan dan stabilitas harga di dalam negeri, terutama saat terjadi krisis di Timur Tengah.

"Kalau Timur Tengah bergejolak, bukan cuma barangnya susah dicari, harga meroket, tapi nilai tukar rupiah juga ikut tertekan naik. Dengan LNG domestik dari Tangguh, kita lebih mandiri dan terlindung dari guncangan eksternal," ujarnya.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online