Baznas Distribusikan 48 Ribu Liter Air untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kulon Progo

8 hours ago 4

INFO TEMPO - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Baznas Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyalurkan 48 ribu liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kabupaten Kulon Progo pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Titik distribusi air bersih mencakup Desa Sekaro, Giripurwo, Kecamatan Girimulyo, Dusun Krikil, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, serta wilayah sekitar Kabupaten Kulon Progo. Penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan di setiap wilayah agar bantuan tepat sasaran.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Ketua Baznas RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengatakan kekeringan membuat warga kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini menjadi perhatian Baznas untuk segera menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Tim Baznas Tanggap Bencana hadir membantu warga yang kesulitan mendapatkan air bersih. Kami menyalurkan air langsung ke wilayah yang membutuhkan, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat selama masa kekeringan,” ujar Sodik dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 20 Agustus 2026.

Ia menambahkan, Baznas RI bersama Baznas daerah akan terus memantau kebutuhan air bersih di wilayah terdampak agar penyaluran bantuan dapat dilakukan sesuai dengan kondisi di lapangan. 

Sementara itu, Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Kulon Progo Sugiyanta S.Pdi. mengatakan kekeringan membuat sebagian warga harus mencari sumber air dengan jarak yang jauh dari tempat tinggal mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

“Baznas ingin memastikan masyarakat tidak menghadapi kesulitan air bersih sendirian. Kami hadir bersama Baznas RI untuk membantu memenuhi kebutuhan warga, terutama di wilayah yang sumber airnya mulai sulit didapat,” ujar Sugiyanta.

Ia menambahkan, Baznas Kabupaten Kulon Progo terus berkoordinasi untuk memetakan wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih.

Sebelumnya, Baznas RI telah menyalurkan 1,5 juta liter air bersih di 72 desa, 46 kecamatan, 14 kabupaten di enam provinsi di Indonesia, termasuk penyediaan akses air bersih melalui pembangunan sumur bor di 37 lokasi.(*)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online