Jakarta, Pintu News – Bitcoin turun di bawah level support penting $90.000 dalam kejatuhan terbaru pasar crypto, memicu kekhawatiran di kalangan investor.
Namun, CEO Binance, Changpeng Zhao (CZ), berusaha menenangkan pasar dengan memberikan pandangan optimis. CZ bahkan memprediksi bahwa Bitcoin akan kembali pulih dan pada akhirnya mencapai $1 juta.
Sebaliknya, kritikus Bitcoin, Peter Schiff, justru meramalkan tren penurunan yang berkepanjangan. Menurutnya, penurunan terbaru ini hanyalah awal dari koreksi yang lebih besar.
Dengan para trader dan investor yang masih bersikap hati-hati, mari kita telusuri apa arti dari penurunan bearish ini bagi pergerakan BTC ke depan.
Baca juga: Harga Bitcoin Anjlok 5% dan Terjun ke Level Rp1,3 Miliar Hari Ini (27/2/25): Kenapa BTC Turun?
Changpeng Zhao Tetap Optimis terhadap Reli Bitcoin ke $1 Juta
Menanggapi gejolak terbaru di pasar kripto, pendiri Binance, Changpeng Zhao, menulis di X, “Tidak perlu panik, Bitcoin tidak akan mati.”
Kata-kata CZ tersebut memberikan dorongan semangat bagi komunitas, memicu optimisme di tengah ketidakpastian pasar.
Keyakinan bullish Zhao semakin diperkuat dengan prediksi berani tentang masa depan Bitcoin. Dalam sebuah unggahan di X, CZ memperkirakan bahwa BTC akan reli hingga mencapai $1.000.000 setelah sebelumnya berhasil menembus level penting $100.000.
Dengan nada bercanda, ia menulis, “Menunggu headline baru: Bitcoin ‘ANJLOK’ dari $1.001.000 ke $985.000.”
Ramalan Changpeng Zhao: Apa yang Terjadi Setelah Bitcoin Tembus $100K?
Prediksi terbaru Changpeng Zhao (CZ) tentang Bitcoin mencapai $1 juta muncul setelah sebelumnya ia dengan akurat memperkirakan kenaikan BTC ke $100.000.
Pada 17 Desember 2020, CZ menulis di X, meminta pengikutnya untuk menyimpan unggahan tersebut sebagai referensi di masa depan.
Dalam postingannya, ia menulis, “Menunggu headline baru: Bitcoin ‘ANJLOK’ dari $101.000 ke $85.000.”
Dengan ketajaman visinya, CZ meramalkan reli Bitcoin ke $100.000 ketika harga kripto tersebut masih berada di sekitar $20.000. Prediksi berani ini terbukti sangat akurat, dengan BTC akhirnya mencapai tonggak sejarah $100K hanya dalam kurun waktu tiga tahun.
Mengingat rekam jejak CZ yang mengesankan, proyeksi terbarunya bahwa Bitcoin bisa mencapai $1 juta tentu layak diperhatikan.
Baru-baru ini, CZ juga menyoroti peretasan Bybit senilai $1,4 miliar dan menekankan pentingnya keamanan. Menurutnya, menghentikan penarikan dana setelah terjadi peretasan adalah langkah krusial untuk memastikan keamanan pengguna.
Harga BTC Bersiap untuk Reli Besar
Menguatkan prediksi bullish Changpeng Zhao, para ahli pasar memberikan analisis teknikal yang menyoroti potensi reli Bitcoin di masa depan.
Misalnya, analis Altcoin Scholar mengidentifikasi bahwa BTC mendekati garis tren naik utama serta level support horizontal yang signifikan. Titik ini, yang berada di sekitar $85.000, dianggap sebagai area krusial bagi momentum kenaikan Bitcoin.
Sementara itu, analis kripto terkenal lainnya di X, Ufo Calls, tetap optimis meskipun BTC sempat turun di bawah level $90.000.
Menurutnya, Bitcoin saat ini sedang mengalami koreksi sementara sebelum kembali pulih dan melanjutkan tren kenaikannya.
Peter Schiff Tantang Pandangan Bullish CZ
Berlawanan dengan prediksi optimis Changpeng Zhao, Peter Schiff—kritikus vokal Bitcoin—menyatakan, “Matikan lampu, pesta Bitcoin $100K sudah berakhir.”
Ia menyoroti bahwa peralihan Bitcoin ke pasar bearish terjadi dengan tenang, bukan secara panik seperti yang banyak diperkirakan.
Baca juga: SEC Pertimbangkan Proposal Grayscale untuk Staking di ETF Ethereum!
Turn out the lights, the #Bitcoin 100K party is over. As is typically the case, I'm sure most of you stayed too long. Also, despite Bitcoin entering a bear market today, there was no panic or capitulation. That means the Bitcoin bear market is not over, but just getting started.
— Peter Schiff (@PeterSchiff) February 25, 2025Menurut Schiff, reaksi pasar yang tenang ini justru bisa menjadi indikasi awal dari “musim dingin kripto” yang lebih parah.
Ia menegaskan bahwa penurunan Bitcoin di bawah $90.000 hanyalah permulaan dari tren bearish yang lebih panjang. “Pasar bearish Bitcoin belum berakhir, ini baru saja dimulai,” katanya.
Per 26 Februari 2025, Bitcoin diperdagangkan di harga $87.578, turun 1,91% dalam sehari. Selama sepekan terakhir, BTC mengalami penurunan signifikan sebesar 9,07%, sementara dalam sebulan terakhir, harga turun 13,58%.
Meskipun tetap menjadi aset dominan di pasar kripto, volume perdagangan BTC merosot 24,11% menjadi $58,99 miliar.
Itu dia informasi terkini seputar berita crypto hari ini. Dapatkan berbagai informasi lengkap lainnya seputar akademi crypto dari level pemula hingga ahli hanya di Pintu Academy dan perkaya pengetahuanmu mengenai dunia crypto dan blockchain.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh Pintu Crypto melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga.
Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro. Klik Daftar Pintu jika kamu belum memiliki akun atau klik Login Pintu jika kamu telah terdaftar.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
- Coingape. Binance Founder Changpeng Zhao Hints at BTC Rally to $1M Despite Recent Crash. Diakses pada tanggal 27 Februari 2025
- The News Crypto. Binance Founder CZ Tweets Futuristic Bitcoin Prediction. Diakses pada tanggal 27 Februari 2025