DPRD Kota Bogor Ajak PIM Bersinergi Atasi Stunting dan Memajukan UMKM

8 hours ago 3

INFO TEMPO – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bogor Dr. Adityawarman Adil didampingi Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Abdul Rosyid menerima audiensi dari pengurus Perempuan Indonesia Maju (PIM) Bogor Raya di Ruang VIP Lantai 4 Gedung DPRD Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa, 21 Juli 2026. Pertemuan tersebut membahas strategi kolaborasi serta sinergi program pemberdayaan masyarakat di Kota Bogor.

Ketua PIM Bogor Raya Siti Nurlaela menyampaikan bahwa PIM merupakan wadah inklusif bagi perempuan dari berbagai latar belakang profesi. Mulai dari pengusaha, guru, notaris, hingga ibu rumah tangga yang memiliki semangat untuk maju dan memberikan kontribusi.

Siti menegaskan kesiapan PIM Bogor Raya untuk mendukung program kerja pemerintah daerah ataupun DPRD Kota Bogor, khususnya pada isu-isu sosial dan ekonomi masyarakat. "Program kerja kami siap mendukung kerja pemerintah, seperti penanganan stunting, penyelenggaraan bazar pangan murah, serta berbagai kegiatan sosial lainnya," ujarnya.

Ia menambahkan, PIM Bogor Raya memiliki berbagai bidang fokus kerja yang siap disinergikan, antara lain sektor usaha mikro, kecil, dan menengah; ekonomi kreatif; kesehatan; pendidikan; pariwisata; dan lingkungan hidup.

Menanggapi hal tersebut, Adityawarman menyambut inisiatif PIM Bogor Raya dalam membangun kemitraan strategis demi kemajuan daerah.

"Saya ucapkan terima kasih kepada PIM Bogor Raya yang sudah bersilaturahmi ke DPRD Kota Bogor untuk berkolaborasi. Besar harapan kami agar sinergi ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan demi pemberdayaan masyarakat," ujarnya.

Dukungan serupa disampaikan Abdul Rosyid. Ia menyambut positif hadirnya elemen masyarakat, khususnya kaum perempuan, yang aktif mengawal isu-isu lingkungan, pembangunan, dan kesejahteraan sosial. 

"Kami di Komisi III sangat mendukung langkah PIM Bogor Raya. Sinergi antara DPRD, Pemerintah Kota, dan organisasi kemasyarakatan seperti PIM ini sangat dibutuhkan. Terutama dalam mengawal pembangunan yang ramah lingkungan, peningkatan kualitas hidup keluarga, serta pergerakan ekonomi di tingkat akar rumput," ucapnya. (*)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online