EORMC Merilis Strategi Keuangan Hijau, Berkomitmen Pembangunan Berkelanjutan

3 hours ago 6

loading...

Platform trading kripto EORMC resmi meluncurkan strategi keuangan hijau dan memulai rangkaian inisiatif bertajuk Program Keuangan Kripto Berkelanjutan. Foto/Dok. SindoNews

JAKARTA - Platform trading kripto EORMC resmi meluncurkan strategi keuangan hijau dan memulai rangkaian inisiatif bertajuk “Program Keuangan Kripto Berkelanjutan”. Program ini bertujuan mendorong industri kripto bergerak menuju arah yang lebih rendah karbon dan lebih transparan melalui inovasi teknologi, sekaligus membangun infrastruktur aset digital generasi baru yang selaras dengan standar ESG.

Sebagai platform patuh regulasi di bawah pengawasan SEC dan FinCEN Amerika Serikat, EORMC mengintegrasikan konsep keberlanjutan secara mendalam ke dalam strategi “tahap pengembangan 3.0”-nya. Rencana ini mencakup tiga pilar utama: sistem optimasi efisiensi energi, mekanisme pelacakan jejak karbon, dan pembangunan jaringan daya komputasi hijau. Baca juga: Setoran Pajak Digital Awal 2026 Sentuh Rp50 Triliun, Segini Kontribusi Kripto hingga Fintech

Dalam hal efisiensi energi, EORMC akan memanfaatkan AI Engine yang dikembangkan sendiri untuk membangun sistem penjadwalan energi cerdas. Sistem ini dapat mengoptimalkan alokasi node server global dan sumber daya komputasi secara dinamis berdasarkan kondisi pasokan dan permintaan energi real time, dengan target meningkatkan efisiensi energi platform lebih dari 30%.

Selain itu, EORMC akan secara berkala menerbitkan laporan penggunaan energi yang telah diverifikasi oleh pihak ketiga guna memastikan transparansi dan kredibilitas operasional. Kepala Pengembangan Berkelanjutan EORMC, Granger mengatakan, inovasi teknologi tidak hanya soal efisiensi, tetapi juga tanggung jawab. “Kami mengintegrasikan prinsip ramah lingkungan ke dalam desain produk, menjadikan keberlanjutan sebagai elemen dasar keuangan kripto,” katanya, Selasa (26/5/2026).

Hal yang patut dicermati, EORMC akan meluncurkan fitur “visualisasi jejak karbon” yang pertama di industri. Melalui fitur ini, pengguna dapat melihat secara real time estimasi emisi karbon yang dihasilkan dari aktivitas tradingnya, serta memperoleh rekomendasi pengurangan emisi berbasis analisis AI. Alat inovatif ini membantu pengguna lebih memahami dan mengelola dampak lingkungan dari aktivitas investasinya.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online